Dewan Minta Armada Online dari Luar Semarang Ditertibkan

  • Whatsapp
ilustrasi

SEMARANG, Jowonews.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta operator transportasi “online” menertibkan armada dari luar daerah yang beroperasi di wilayah Semarang.

“Kami lebih menekankan peran dari operator, baik taksi maupun ojek ‘online’ untuk menertibkan anggotanya dalam beroperasi,” kata Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi di Semarang, Selasa.

Politikus PDI Perjuangan itu mengakui menjamurnya taksi dan ojek “online” menjadi salah satu penyebab kemacetan yang semakin parah di Semarang, apalagi ada armada yang berasal dari luar Semarang.

Menurut dia, Semarang sebagai kota besar memang menjadi sasaran operasi transportasi “online” yang tidak hanya berasal dari Kota Atlas, melainkan juga daerah-daerah penyangga di sekitarnya.

“Dari operator sebenarnya kan bisa memverifikasi. Mana kendaraan yang dari luar Semarang, ya, tidak boleh beroperasi di Semarang. Operator harus membantu Pemerintah Kota Semarang,” katanya.

Apabila tidak ada langkah dari operator untuk membatasi operasional transportasi “online”, terutama yang berasal dari luar kota, lanjut dia, akan semakin menambah kemacetan lalu lintas di Semarang.

“Verifikasi plat-plat nomor kendaraan yang dari luar kota Semarang, operator harus menyadari. Jangan sampai mereka ikut beroperasi di Semarang. Jangan menambah kemacetan lalu lintas,” katanya. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *