Tahun Belum Jateng Belum Semua UNBK

  • Whatsapp
ILUSTRASI

SEMARANG, Jowonews.com — Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko tidak memaksakan sekolah yang memang belum siap untuk menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“Kalau sekolah menengah kejuruan (SMK) sudah 100 persen UNBK, tetapi sekolah menengah atas (SMA) tinggal satu persen lebih sedikit yang belum (UNBK, red.),” katanya di Semarang, Senin.

Hal tersebut diungkapkannya usai meninjau pelaksanaan hari pertama UNBK di beberapa sekolah, yakni SMA Negeri 9, SMA Negeri 4 Semarang, dan SMA Islam Hidayatullah Semarang.

Heru menyampaikan kepada sekolah yang belum bisa menyelenggarakan UNBK tahun ini tidak perlu berkecil hati, tetapi secara prinsip mereka harus tetap melaksanakan ujian nasional.

“Untuk UNBK 100 persen bagi SMA tahun depan, kami tidak targetkan, tetapi usahakan bisa 100 persen. Bagi yang belum bisa, prinsipnya mereka, ya, harus tetap ujian,” katanya.

Yang jelas, kata dia, kelengkapan sarana prasarana di sekolah, khususnya perangkat komputer dan jaringan akan dilengkapi secara bertahap bagi sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK.

“Bagi yang belum punya komputer, sementara ini bisa bergantian dengan sekolah lain supaya (UNBK, red.) bisa dilaksanakan. Nyatanya, bisa disiasati. Yang belum harus tetap ujian,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo menyebutkan ada 19 sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP).

“Dari 35 kabupaten/kota di Jateng, masih ada 19 sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK di empat kabupaten, yakni Kabupaten Semarang, Demak, Purworejo, dan Kabupaten Tegal,” katanya. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *