MAKI Minta KPK Jerat Perantara Suap Bupati Jepara

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Bonyamin Saiman meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut menyeret perantara suap Bupati Jepara Ahmad Marzuqi kepada hakim Pengadilan Negeri Semarang Lasito sebagai tersangka perkara ini.

“Ada pihak yang berperan sebagai makelar penyedia dan pengantar uang,” kata Bonyamin, di Semarang, Sabtu.

Informasi yang dihimpun MAKI, kata dia, makelar suap dalam perkara ini diduga melibatkan legislator serta pegawai pengadilan.

MAKI, lanjut dia, mengapresiasi keputusan KPK yang menetapkan Bupati Jepara dan Hakim PN Semarang sebagai tersangka kasus suap.

Menurut dia, dugaan tindak pidana bermula dari sidang gugatan praperadilan Bupati Jepara terhadap Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah ini sudah dicurigai ketidakberesannya sejak awal.

“Kecurigaan sudah muncul sejak MAKI ditolak sebagai pihak intervensi dalam perkara itu,” katanya.

Laporan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan hakim Lasito, kata dia, belum juga ditindaklanjuti Badan Pengawas MA.

Dalam penyidikan perkara ini, ia juga meminta KPK untuk segera menahan kedua tersangka agar tidak kabur atau merusak barang bukti.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi bersama hakim pada Pengadilan Negeri Semarang Lasito sebagai tersangka kasus suap. Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat dan melakukan penyelidikan sejak November 2017, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana korupsi memberikan hadiah atau janji kepada hakim tunggal praperadilan di PN Semarang.

“Terkait putusan atas praperadilan kasus dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik dengan tersangka Bupati Jepara,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta.

Lasito selaku hakim pada Pengadilan Negeri Semarang diduga menerima hadiah atau janji dari Marzuqi. (JWN3/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *