Pemprov Jamin Komoditas Pangan Tetap Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

  • Whatsapp
ILUSTRASI

SEMARANG, Jowonews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjamin harga berbagai komoditas pangan di pasaran akan tetap stabil menjelang perayaan Hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Untuk komoditas-komoditas penting, saat ini boleh dikatakan dijamin aman,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Arif Sambodo di Semarang, Rabu.

Ia mengungkapkan berdasarkan laporan dari Perum Bulog Divre Jateng, stok komoditas beras masih aman dengan stok beras tercatat 140.477 ton, sehingga mencukupi kebutuhan selama 14 bulan ke depan.

Menurut dia, perhatian saat ini adalah cabai karena komoditas ini merupakan salah satu penyumbang inflasi yang ada di Jateng setiap memasuki akhir tahun.

“Untuk Natal dan akhir tahun ini boleh dikatakan, dilihat dari angka inflasi, kita posisinya pada angka yang nyaman. Kalau dilihat dari pergerakan fluktuasi hari per hari, yang sedikit naik dan turun adalah cabai, tapi itu sifatnya hari ini naik Rp1.000, besok turun Rp1.000,” ujarnya.

Untuk komoditas bawang merah yang sempat memicu inflasi di November 2018, kata dia, diperkirakan tidak akan mengalami gejolak harga, sebab beberapa wilayah di Kabupaten Brebes yang dikenal sebagai sentra bawang juga sudah memasuki masa panen.

“Memasuki akhir tahun ini bisa dikatakan tidak ada komoditas pangan yang mengalami gejolak harga,” katanya.

Arif menyebutkan untuk memantau perkembangan harga komoditas pada akhir tahun, Pemprov Jateng mengandalkan aplikasi Sistem Informasi Harga dan Produksi Komoditi (SiHaTi).

Melalui aplikasi itu, bisa diketahui komoditas yang berada di level rawan kenaikan harga, sehingga bisa langsung diambil tindakan antisipasi.

“Kepada masyarakat, silakan berlibur akhir tahun dan juga merayakan Natal dengan nyaman. Pemerintah akan memastikan ketersediaan bahan pokok stabil dan terjangkau,” tegasnya. (JWN3/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *