Wali Kota Semarang Minta Harga Sembako Dipantau

  • Whatsapp
Calon Walikota Semarang Hendrar Prihadi. ist

SEMARANG, Jowonews.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta jajaran terkait untuk terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok pada masa Natal dan Tahun Baru 2018/2019.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta jajaran terkait untuk terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok pada masa Natal dan Tahun Baru 2018/2019.

“Natal dan Tahun Baru waktunya libur bersama. Apalagi, hari Senin disampaikan cuti bersama,” katanya, usai memantau ibadah misa Natal 2018 di sejumlah gereja di Semarang, Senin malam.

Menyikapi momentum libur Natal dan Tahun Baru 2018/2019, Hendi, sapaan akrab politikus PDI Perjuangan itu ingin memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan dan masyarakat.

Selama libur Natal dan Tahun Baru, ia menginginkan wisatawan yang mengunjungi Kota Semarang bisa nyaman dalam berwisata, termasuk menyantap beragam kuliner yang tersedia.

“Kami juga ingin memastikan, seperti kulinernya, kemudian harga bahan makanannya, baik yang mentah maupun yang sudah dimasak berjalan dengan normal. Tidak ada yang ‘mremo’,” katanya.

Dinas Perdagangan Kota Semarang, kata dia, diminta terus melakukan pemantauan di lapangan terhadap harga-harga komoditas kebutuhan pokok, termasuk kuliner yang ada di tempat-tempat wisata.

Hendi mengapresiasi kinerja tim gabungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Dinas Perdagangan Kota Semarang yang sudah melakukan pemantauan dan pengawasan harga kebutuhan pokok di lapangan.

“Alhamdulillah, pantauan sampai hari ini berjalan dengan baik. Kami apresiasi Tim Satgas Pangan yang juga melibatkan provinsi dan kota untuk pemantauan-pemantauan harga di lapangan,” katanya.

Meski harga kebutuhan pokok dan sebagainya masih relatif stabil sampai saat ini, ia meminta Dinas Perdagangan Kota Semarang tetap memantau selama masa Natal dan Tahun Baru 2018/2019.

Jadi, kata dia, jika ada sedikit gejolak harga di lapangan bisa segera dilakukan kendali di lapangan untuk menyesuaikan antara permintaan dan stok sehingga tidak terjadi lonjakan tinggi. (JWN3/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *