Ganjar Tidak Dipanggil Sebagai Saksi Dalam Perkara Bupati Tasdi

  • Whatsapp
foto : istimewa

SEMARANG, Jowonews.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak pernah dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi meski namanya ikut disebut ikut memberikan sejumlah uang dalam sidang kasus dugaan suap dan gratifikasi terhadap Bupati Nonaktif Purbalingga Tasdi.

“Sudah tidak ada pemeriksaan saksi, agenda hari ini pemeriksaan terdakwa, selanjutnya pembacaan tuntutan,” kata Jaksa Penuntut Umum dari KPK, Kresno Anto Wibowo, usai sidang dengan agenda pemeriksaan Tasdi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin.

Dalam keterangannya, Tasdi menyebut Ganjar pernah memberikan yang Rp 100 juta kepadanya pada sekitar Mei 2018.

Uang Rp 100 juta yang diberikan melalui ajudan Ganjar di kediamannya di Purbalingga itu ditujukan untuk operasional pemenangan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin dalam pilkada.

Menurut Kresno, pemeriksaan para saksi dalam perkara tersebut disesuaikan dengan berkas perkara.

Ia menjelaskan saksi yang dimintai keterangan dalam perkara ini menjadi kewenangan penyidik.

“Kenapa tidak diperiksa sebagai saksi silakan tanya ke penyidik. Penuntut umum hanya menyesuikan berkas dari penyidik,” ucapnya.

Meski sama-sama memberikan uang yang diduga sebagai gratifikasi kepada Tasdi, Wakil Ketua DPR Utut Adianto telah dimintai keterangan sebagai saksi.

“Utut Adianto sebelumnya juga sudah diperiksa meski ada perbedaan pengakuan dengan terdakwa mengenai besaran uang yang diterima,” ujarnya.

Dalam keterangannya, Tasdi menyatakan menerima Rp 180 juta dari Utut. Keterangan Tasdi tersebut berbeda dengan keterangan Utut saat diperiksa sebagai saksi beberapa waktu lalu yang mengaku memberikan Rp 150 juta.

Sidang kasus dugaan suap dan gratifikasi terhadap Bupati Tasdi tersebut akan kembali digelar pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan.(jwn4/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *