Masyarakat Diminta Kenali Gejala Awal Demam Berdarah Dengue

  • Whatsapp
ilustrasi, foto : istimewa

PURWOKERTO, Jowonews.com – Dokter spesialis penyakit dalam dari RS Sinar Kasih Purwokerto dr Andreas SpPD mengatakan masyarakat perlu mengenali gejala awal penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang salah satunya adalah munculnya demam secara mendadak.

“Biasanya demam mendadak tersebut disertai nyeri dan pegal-pegal, sakit kepala, dan juga mual atau muntah-muntah,” katanya di Purwokerto, Kamis.

Bila demam tersebut menetap selama dua hingga tiga hari, maka segeralah ke dokter dan memeriksakan diri. “Nanti akan disarankan untuk pemeriksaan laborat darah rutin untuk skrining awal terutama bila di sekitar rumah pasien juga ditemukan adanya penderita DBD,” katanya.

Dia mengingatkan, pemeriksaan diri harus segera dilakukan agar dapat secepat mungkin ditangani oleh tim medis.

“Jangan sampai pasien datang sudah dalam keadaan syok, tekanan darah turun ataupun perdarahan aktif yang berat,” katanya.

Penderita DBD memerlukan rawat inap terutama bagi mereka yang memiliki tanda-tanda perdarahan aktif atau syok serta asupan makanan yang tidak bisa masuk secara adekuat.

“Terutama pada kondisi umum pasien yang lemah,” katanya.

Kendati demikian, penderita DBD bisa saja dirawat di rumah selama makanan dan minuman bisa diasup dengan porsi yang cukup dan tidak ada tanda-tanda pendarahan aktif.

“Pastikan bahwa intake asupan nutrisi pasien bisa masuk dalam porsi cukup, kalau tidak, mungkin perlu rawat inap untuk pemberian terapi cairan dengan infus dan sebagainya,” katanya.

Sementara itu, dia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh dengan melaksanakan pola hidup yang bersih dan sehat.

“Diet yang adekuat, rutin dan teratur olahraga, istirahat yang cukup, manajemen stres dan hindari rokok, bila ada tanda-tanda demam, asupan air dengan jumlah banyak bisa membantu. Minum dan makan secara adekuat dapat mengondisikan daya tahan tubuh tetap baik,” katanya.

Penderita DBD yang telah sembuh dengan baik, masih memiliki kemungkinan untuk terserang DBD lagi di kemudian hari, sehingga menjaga daya tahan tubuh dan kebersihan lingkungan di rumah masing-masing sangat diperlukan.(jwn4/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *