Polresta Surakarta Ungkap Curat di Toko Elektronik

  • Whatsapp
ilustrasi

SURAKARTA, Jowonews.com – Kepolisian Resor Kota Surakarta berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di Toko Candi Elektronik Jalan Slamet Riyadi Kecamatan Serengan Solo, dan menangkap dua pelakunya bersama barang bukti.

Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo melalui Kapolsek Serengan Kompol Giyono, di Solo, Rabu, mengatakan, kedua pelaku yakni Setwawan Prabowo (31) warga Dadapan Semanggi Pasar Kliwon Solo, dan pelaku lainnya masih bawah umur inisial DS (16) warga Pasar Kliwon Solo, kini sedang menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik kepolisian.

Giyono mengatakan polisi berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan tersebut berawal dari keterangan para saksi dan melihat rekaman “closed circuit television” (CCTV) di kawasan Toko Candi Elektronik Solo.

“Kami dalam pengembangan berhasil mengungkap identitas para pelaku. Kami awalnya menangkap pelaku DS di daerah Daleman Sukoharjo. Selasa (5/2),” ungkap Giyono.

Menurut dia, pelaku DS dibawa ke Polsek Serengan untuk diperiksa, karena dia masih dibawah umur penahanannya secara khusus. Polisi dari hasil pengembangan kemudian menangkap pelaku lainnya, yakni Setwawan Prabowo alias Cebong di kawasn Bendungan Jebres Solo.

Selain itu, pihaknya juga berhasil menemukans ejumlah barang bukti berupa satu unit TV LED merk Polytron 32 inchi, satu unit handphone merk Polytron, dan satu sek kunci L, dan sebuah gembok toko yang sudah rusak.

Giyono mengatakan kasus pencurian dengan pemberatan tersebut terjadi di Toko Candi Elektronik Jalan Slamet Riyadi Solo, pada tanggal 20 Januari 2019, pelaku dengan cara mencongkel gembok toko.

Barang toko yang dicuri antara lain satu unit TV LED merk LG 32 inchi, satu unit TV LED LG 65 inchi, satu unit TV LED 43 inchi, satu unit TV LED LG 49 inchi, TV Polytron 32 inchi, satu TV Polytron 65 inchi, satu unit handphone merk Polytron, satu unit Laptop merk HP 14 inchi, satu unit Magig remote, dengan total kerugian mencapai sekitar Rp57,588 juta. Menurut dia, dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku melakukan aksi pencurian di Toko Candi Elektronik Jalan Slamet Riyadi Solo, dengan cara mencongkel gemboknya.

Atas perbuatan kedua tersangka akan dikenail dengan Pasal 363 KUHP, tentang Tindak Pidana Pencuri dengan Pemberatan, ancaman hukuman maksimal dengan penjara 7 tahun. “Khusus pelaku masih di bawah umur akan dilakukan penanganan khusus anak-anak baik saat pemeriksaan hingga proses persidangan nanti,” ujarnya. (JWN3/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *