Perhompedin Ajak Masyarakat Surakarta Cegah Kanker

  • Whatsapp

SOLO, Jowonews.com – Perhimpunan Dokter Hematologi Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin) Cabang Surakarta mengajak masyarakat mencegah penyakit kanker dengan menjalani pola hidup sehat.

“Pada tanggal 16 Februari kami akan mengadakan seminar awam berjudul ‘Hidup Sehat Hindari Kanker, Deteksi Dini’ dalam rangka ‘World Cancer Day’. Pada kegiatan tersebut kami akan menyampaikan beberapa topik, di antaranya mengenal jenis kanker, mencegah, dan mengobati,” kata salah satu anggota Perhompedin Surakarta Suradi Maryono di Solo, Kamis. Ia mengatakan edukasi tersebut penting mengingat saat ini makin banyak pasien kanker yang masuk RSUD Moewardi dalam kondisi stadium akhir. “Saat ini pasien rawat inap dengan penyakit kanker di RSUD Moewardi sekitar 200 orang dan yang rawat jalan lebih dari itu,” katanya.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan untuk meminimalisasi risiko kanker, salah satunya dengan melakukan deteksi sejak dini, di antaranya menjaga pola makan, berat badan, dan aktif mengonsumsi makanan yang mengandung serat seperti brokoli dan bawang putih.

“Selain itu, untuk mencegah ini tidak menggunakan jarum suntik berganti-gantian. Ini mudah sekali terutama untuk penyakit HIV,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, anggota lain Sri Marwanta mengatakan pencegahan penting dilakukan mengingat kasus penyakit kanker paling banyak disebabkan oleh faktor lingkungan.

Menurut dia, pengaruh lingkungan berkontribusi hingga 60 persen untuk kasus kanker, sedangkan sisanya disebabkan faktor genetik. “Oleh karena itu, langkah pencegahan ini penting dilakukan dan akan menjadi salah satu topik yang akan diangkat pada seminar mendatang,” katanya.

Ia mengatakan dengan pencegahan dan langkah deteksi sejak dini maka angka harapan hidup makin tinggi.

Menurut dia, saat ini angka harapan hidup sekitar 40 persen pasien kanker dengan kondisi stadium 1-2 bisa mencapai lima tahun.

Meski demikian, jika kondisinya sudah stadium 3-4, kata dia, pengobatan hanya bersifat memperpanjang usia dalam hitungan minggu dan bulan.

“Kalau sejak awal ada pengertian mulai dari gejala, keluhan maka bisa segera dilakukan pengobatan dan tentu hasilnya lebih baik,” katanya. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *