Trans Semarang Sanggup Tekan Biaya Produksi dengan CNG

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Penggunaan compressed natural gas (CNG) oleh Trans Semarang selama
satu bulan terakhir, ternyata sanggup menekan biaya produksi sejak dilakukan uji coba pada 9 Januari lalu.

Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengatakan, hingga saat ini armada yang menggunakan CNG berjumlah 72 unit dengan rincian 47 unit bus medium dan 25 unit bus besar.

Bacaan Lainnya

“Perbandingan bahan bakar yang digunakan adalah 30 persen solar dan 70 persennya menggunakan CNG atau gas, meskipun baru sebagian, hasilnya cukup menjanjikan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, untuk bus berukuran sedang uji coba per unit jarak dengan jarak 16,5 km, berhasil menghemat anggaran hingga 100 ribuan perhari. Sedangkan, untuk armada bus yang besar dapat dihemat hingga 200 ribuan per hari.

“Saat ini memang belum maksimal, kita juga melakukan proses dari setting agar tenaga dan kebutuhannya singkron,” bebernya.

Selain terus melakukan pemantauan, dan penyesuaian proses settingan ecu. BLU Trans Semarang juga mensosialisasikan Permenhub Nomor 111 Tahun 2015, tentang batas kecepatan armada yakni 50 kilometer perjam untuk perkotaan dan 30 kilometer perjam untuk pemukiman.

“Tingkat konsumsi ini juga tergantung pada gaya pengemudi, namun rata-rata hasilnya tidak jauh beda, untuk per 16 , 5 kilometer, full solar konsumsinya Rp 28 ribuan. Sejak menggunakan CNG konsumsinya turun menjadi Rp 20 ribuan,” tambahnya.

Ade mengaku jika tahun ini juga dilakukan pemasangan CNG untuk koridor armada seluruh armada dari koridor III dengan jumlah 68 unit. Sementara pada tahun 2020 mendatang, sisa armada 70 unit yang dikelola pihak ketiga juga sedang dalam proses pengajuan kerjasama bisnis to bisnis oleh pemerintah Jepang.

“Harapannya semua unit Trans Semarang bisa menggunakan CNG sehingga meminimalisir gas buang yang berbahaya bagi lingkungan,” tutupnya. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *