Bawaslu Sleman Perpanjang Pendaftaran Relawan Pengawas TPS

  • Whatsapp

SLEMAN, Jowonews.com – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperpanjang pendaftaran Relawan Pengawas Tempat Pemungutan Suara Pemilu 2019 karena sampai saat ini kuota pengawas belum terpenuhi.

“Jumlah pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) di Kabupaten Sleman sampai saat ini belum mencapai kuota. Kuotanya sesuai petunjuk teknis perekrutan PTPS adalah dua kali jumlah TPS,” kata Koordinator Divisi SDM Bawaslu Sleman Vici Herawati di Sleman, Senin.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, Bawaslu Sleman harus merekrut 6.782 nama sebagai PTPS dimana satu orang diterima sebagai PTPS, sementara yang lain adalah untuk PAW bila sewaktu-waktu ada pengunduran diri.

“Saat ini Bawaslu Kab Sleman baru memperoleh pendaftar sejumlah 2.693 orang dari total kebutuhan pendaftar sejumlah 6782. Harapannya ada dua orang pendaftar di setiap TPS sehingga kekurangan yang harus dipenuhi adalah 4.089 pendaftar,” katanya.

Ia mengatakan, kekurangan tertinggi di Kecamatan Depok dimana kecamatan depok terdapat 404 TPS atau kebutuhan 808 pendaftar PTPS baru ada 190 pendaftar.

“Solusinya, Badan Pengawas Pemilu melalui Panwascam Kecamatan (Panwascam) menambah masa pendaftaran. Jika sebelumnya pendaftaran dari 11 hingga 21 Februari, kini diperpanjang pada 25 hingga 27 Februari. Jadi harus dua kali lipat dari total Pengawas TPS, berdasarkan itu kami menambah masa pendaftaran PTPS,” katanya.

Ketua Bawaslu Sleman Karim Mustofa mengimbau masyarakat agar perpanjangan waktu dimanfaatkan untuk mendaftarkan diri sebagai calon PTPS di Panwascam terdekat.

“Kami memperpanjang dan menambah waktu pendaftaran ini dengan harapan kuota terpenuhi sehingga masyarakat bisa mendaftarkan segera sebagai calon PTPS,” katanya.

Ia mengatakan, rincian total Pengawas TPS se-Kabupaten Sleman di lima kecamatan dengan jumlah pendaftar masih rendah bila kebutuhan per TPS adalah dua pendaftar maka terinci Kecamatan Depok total PTPS 404 orang, sedangkan yang mendaftar baru 190 orang.

Kecamatan Gamping dibutuhkan pendaftar PTPS 558 orang, yang mendaftar baru 180 orang, Kecamatan Ngaglik terdapat kebutuhan 584 pendaftar PTPS untuk 292 TPS, yang mendaftar masih 221 orang.

“Sedangkan Kecamatan Kalasan kebutuhan pendaftar 506, yang mendaftar baru 156 orang dan Kecamatan Mlati tercatat kebutuhan 552 pendaftar PTPS hingga saat ini yang mendaftar baru 179 orang,” katanya.

Menurut dia, selain lima kecamatan tersebut, rata-rata kecamatan lain juga masih kurang pendaftarnya sehingga diperpanjang juga masa pendaftarannya.

“Nantinya para calon PTPS akan diseleksi berupa administrasi dan tes wawancara. Rencananya pengumuman hasil seleksi diumumkan pada tanggal 8 hingga12 Maret,” katanya. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *