SEMARANG, Jowonews.com – Festival Kota Lama Semarang kembali digelar, bertajuk Indische Parade , festival ini bakal dilaksanakan selama 10 hari, mulai tanggal 12 hingga 22 September mendatang.

Ketua panitia Festival Kota Lama, Yeru Salimianto mengatakan, festival kali ini dikemas dengan format yang lebih ramai, lebih meriah, dan lebih seru.

“Nanti festival kota lama diramaikan dengan rangkaian kuliner legendaris, jelajah Kota Lama, bedah buku, bedah film, pameran, seminar dan workshop, lomba dansa, lomba lari berjarik dan sarungan, belajar Bahasa Belanda, dan berbagai panggung tontonan,” ujarnya saat menggelar jumpa pers, Jumat (6/9/2019)

Ia menambahkan, berapa titik di kawasan Kota Lama yang bakal digunakan, diantaranya gedung Marabunta, Taman Kota Lama, Oudetrap, Monod, Soesman Kantor, Gereja Blenduk, Jalan Cendrawasih, Jalan Suprapto, dan Jalan Kepodang.

“Sepanjang jalannya acara kami akan tutup kami akan tutup Jalan Kepodang pada 15 September. Kemudian Jalan Sayangan juga akan kami tutup tanggal 21-21 September. Sedangkan, Jalan Merak, Jalan Suprapto, dan Jalan Cendrawasih akan kami tutup pada 22 September,” imbuhnya.

Ia berharap dengan adanya festival Kota Lama tahun ini, dapat membantu mewujudkan cita cita Kota Lama sebagai warisan budaya dunia

“Saya harap dengan adanya festival ini geliat Kota Lama dapat terus tumbuh dan berkembang serta menambah daya tarik wisata di Kota Semarang, pungkasnya

Diketahui acara ini melibatkan banyak pihak, seperti pemilik bagunan, komunitas pencinta Kota Lama, Pemerintah Kota Semarang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kedutaan Belanda, dan Kementrian Indonesia. (jwn5)