Jelang Musim Penghujan, Dinas Pekerjaan Umum Siapkan Beberapa Antisipasi

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang tengah kebut pengerukan sungai di sepanjang Banjir Kanal Barat (BKB) jelang datangnya musim penghujan yang diperkiran akan jatuh pada bulan bulan November mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Muchamad Hisam Ashari mengatakan, hingga saat ini proses pengerukan sungai di sepanjang aliran BKB telah mencapai 80 persen.

Bacaan Lainnya

“Ini kita kebut pengerukanannya hinggal bulan Oktober ini, supaya maksimal,” ujarnya saat ditemui di Kampus Unika Semarang, Selasa (1/10/2019).

Menurutnya, pengerukan sungai di sepanjang BKN ini dapat mengurangi volume rob dan banjir yang telah menjadi langganan di Kota Semarang.

“dengan adanya pengerukan ini, saya berharap akan mengurangi jumlah daerah yang terdampak banjir di Kota Semarang,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, selain pengerukan, saat ini, pihaknya telah menyiapkan saluran irigasi untuk mengantisipasi datangnya air yang datang dari Semarang barat yang struktur tanahnya lebih tinggi dibanding wilayah tengah dan timur.

“Jadi guna saluran irigasi ini kalau ada kiriman air dari dataran tinggi (Semarang bagian barat) maka kita dapat dialirkan ke beberapa bendungan yang ada di Semarang,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga telah mempersiapakan pompa air yang akan membantu ketika terjadi rob maupun banjir. Namun pompa air hanya akan digunakan jika saat keadaan mendesak.

Namun, kita tetap mengutamakan pencegahan. Makannya kita kebut perbaikan beberapa irigasi agat aliran air dapat berfungsi dengan baik,” imbuhnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat agar menjaga kebersihan dilingkungan terdekatnya. Hal tersebut sangat membantu upaya pemerintah untuk mencegah rob dan banjir yang menjadi langganan tahunan di Kota Semarang.

“Kebersihan masyarakat sangat penting. Jangan buang sampah sembarang. Kalau sampah dapat dikelola dengan baik maka tak ada lagi masyarakat yang membuang sampah di sungai. Akhirnya irigasi sepanjang sungai Kota Semarang dapat memgalir dengan baik,” pungkasnya. (jwn5)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *