Densus 88 Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Cemani Sukoharjo

  • Whatsapp

SUKOHARJO, Jowonews.com – Pasukan Densus 88 Antiteror Mabes Polri kembali melakukan penggeladahan di rumah terduga teroris di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu.

Pasukan Densus 88 didukung anggota Polres Sukoharjo awalnya melakukan penggeledahan di rumah tempat tinggal terduga teroris, AS (31) di Dukuh Waringinrejo RT 02 RW 22 Dukuh Waringinrejo, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukojarjo.

Densus setelah itu, melakukan penggeledahan di rumah tinggal terduga teroris, KH  (39) di Gang Murai RT 02 RW 22, Desa Cemani, Kabupaten, Sukoharjo, Jawa Tengah atau sekitar 400 meter saja dari rumah AS.

Pada operasi penggeledahan di rumah tinggal dua terduga teroris tersebut masing-masing hanya sekitar 30 menit untuk mencari barang bukti.

Kedua terduga teroris ini, disebut-sebut ada hubungannya dengan kejadian bom bunuh diri di depan Pos Polisi di pertigaan Kartasura Sukoharjo pada Juni 2019.

Menurut Ketua RT 02 Dukuh Waringinrejo Desa Cemani Sukoharjo, Tri Kasyanto (53) rumah yang digeledah Densus 88 milik almarhum Ngaliman, dan AS tinggal hanya penumpang saja. Karena, anak pemilik rumah, Danang merasa kasihan.

AS menempati rumah tersebut sehabis Lebaran pada Juni 2019. Sedangkan AS sesuai identitas tercatat sebagai warga Kelurahan Kauman, Solo, Jawa Tengah.

Saya diminta oleh polisi menjadi saksi saat penggeledahan. Polisi menemukan sekitar 10 buku dan diamankan, tetapi saya tidak mengetahui dengan jelas. Dia ditangkap katanya terlibat terorisme,” katanya

AS setiap hari bekerja serabutan dan dia seorang pendatang pendiam, serta jarang berkomunikasi dengan warga sekitar.

Menurut Kepala Desa Cemani Hadi Adrianto, pasukan Densus 88 Antiteror dari hasil penggeledahan di rumah tinggal KH telah mengamankan buku berisikan tentang terorisme. KH merupakan warga Semanggi Pasar Kliwon Solo.

Hasil penggeledahan di rumah tinggal AS, Polisi menemukan buku tentang jihad Suriah. Polisi setelah membawa sejumlah barang bukti kemudian meninggalkan dari lokasi. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *