KPU Jateng Sebut Regulasi Laporan Dana Kampanye Kini Lebih Lunak

  • Whatsapp

BATANG, Jowonews.com – Regulasi laporan dana kampanye oleh calon legislatif dan partai politik yang sekarang dipakai lebih lunak dibanding sebelumnya, kata Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum Jawa Tengah Muslim Aisha.

“Pada regulasi yang dulu, ada sanksi pidana yang melekat terhadap laporan yang tidak benar. Akan tetapi sekarang (partai politik) hanya diminta menyerahkan ke kas negara,” katanya usai kegiatan Koordinasi Kajian Perundang-Undangan dan Evaluasi Dana Kampanye Pemilu di Batang, Rabu.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, laporan dana kampanye oleh caleg maupun parpol Pemilu 2019 belum mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

“Oleh karena itu, perlu diusulkan regulasi yang lebih ketat dan tegas agar peserta pemilu bisa membuat laporan dana kampanye sesuai kondisi yang sebenarnya,” katanya.

Pada saat kegiatan rapat koordinasi, kata dia, KPU menanyakan pada perwakilan parpol apakah laporan dana kampanye yang dibuat itu sudah sesuai dengan pengeluaran yang sebenarnya atau belum.

“Namun, mereka (pengurus parpol) dengan malumenyatakan tidak,” katanya didampingi anggota KPU Kabupaten Batang Sucipto.

Ketua KPU Kabupaten Batang Nur Tofan mengatakan kegiatan evaluasi ini untuk mendengarkan masukan dari partai peserta pemilu terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan laporan dana kampanye.

“Saat kegiatan, peserta sudah memberikan masukan penyusunan laporan dana kampanye untuk disederhanakan,” katanya.

Adapun terkait pelaksanaan Pemilu Serentak dengan lima kotak, kata dia, KPU menerima masukan dari peserta agar tidak diselenggarakan secara serentak karena ada kelemahan yang berefek dan berimbas ke parpol.

“Pemilu dengan lima kotak, semua fokusnya pada pilpres, sedangkan pileg dinomorduakan sehingga menjadi pertimbangan peserta pemilu untuk memperbaiki regulasi ke depan,” katanya. (jwn5/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *