Komisi E DPRD Jateng Serius Tangani Penuntasan Kasus Kemiskinan

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah fokus pada pembahasan seputar pendidikan, kesehatan, pemuda, olahraga, ketenagakerjaan, kebencanaan, kesejahteraan rakyat dan sejenisnya.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi E Yudi Indras Wiendarto saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif Pimpinan, Anggota Dewan, Komisi DPRD Provinsi Jawa Tengah di Lantai IV Gedung Berlian, Jalan Pahlawan Nomor 7 Semarang, belum lama ini.

Komisi E, lanjut dia, sangat serius menangani berbagai permasalahan masyarakat Jawa Tengah terutama pada penuntasan kasus kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Mendorong banyak hal dari sisi pendidikan, berusaha agar ke depan 2020, pemerintah diusahakan sudah tidak menarik partisipasi masyarakat, kepada Dinas Pendidikan melakukan pengecekan terhadap ruang kelas, Saat ini Rp 289 miliar sedang disiapkan, memprioritaskan serta menstandarkan sekolah sekolah kita,”katanya.

Dari beberapa pantauan yang dilakukan Komisi E selain dalam hal pendidikan yakni terkait kesehatan di beberapa daerah Jawa Tengah, masih sering ditemukan Daerah daerah yang belum mempunyai jamban, hal tersebut terkait pada dampak penyakit tidak menular yang semakin banyak dialami masyarakat Jawa Tengah.

“Karena masyarakat belum menyadari bahwa sekarang marak penyakit tidak menular, jantung, hipertensi, obesitas dan lain lain yg disebabkan karena “lifestyle” Obesitas yang hari ini diderita masyarakat karena lifestyle kita , Program sosialisasi deteksi dininpenyakit tidak menular sudah kami gerakan,”jelasnya.

Komisi E sendiri berharap ke depan, masyarakat bersama pemerintah menjadi sadar saling mengingatkan, mengkritik serta berkembang bersama dalam penuntasan kemiskinan dengan program – program pemerintah.

“Berharap masyarakat ikut mengembangkan dan menjalankan dengan baik, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangan penting dalam mencapai keseimbangan serta keberhasilan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat hidup sehat dan mendapatkan pendidikan layak dan setara misalnya,”pungkasnya. (JWN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *