Hari Ini, Hagia Sophia Kembali Gelar Shalat Jum’at

  • Whatsapp
Presiden Turki Erdogan beserta istri saat meninjau Hagia Sophia, Kamkis (23/7). (foto: AFP)

TURKI, Jowonews.com – Untuk pertama kalinya dalam 86 tahun terakhir,  gedung bersejarah Hagia Sophia di Turki akan menggelar shalat Jum’at pada hari ini (24/7). Gedung berusia 1500 tahun ini sebelumnya merupakan  katedral  yang dijadikan masjid dan kemudian museum.

Selama shalat Jum’at berlangsung dan juga pada waktu shalat lainnya, mosaik dan lukisan Kristiani, termasuk Yesus dan Bunda Maria, akan ditutup tirai.

Bacaan Lainnya

Mekanisme tirai yang digunakan mirip dengan yang dipakai dalam industri film. Tidak ada satu pun paku yang akan digores di struktur beton itu, lapor harian Turki Hürriyet, sebagaimana dilansir BBC News.  

Salat Jum’at bersejarah  ini rencananya akan dipimpin oleh Ali Erbaş ketua direktur keagamaan, Turki. 1000 orang jamaah diperkirakan akan memadati gelaran ibadah ini. ,

Undang Paus

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan dikabarkan telah mengundang Paus Fransikus untuk menghadiri pembukaan masjid, lapor kantor berita Anadolou.

Namun sejauh ini belum ada laporan bagaimana tanggapan Paus. Namun tanggal 12 Juli lalu, Paus mengatakan “sangat sedih” atas keputusan Turki menjadikan Hagia Sophia kembali menjadi masjid.

Di tengah kekacauan dan pemberontakan di Timur Tengah pada 2011, Erdogan juga berupaya mengangkat posisi Turki sebagai kekuatan regional dan memimpin kelompok Muslim Sunni.

Hagia Sophia  sendiri  dibangun pada abad keenam sebagai katedral. Namun dijadikan masjid pada 1453 ketika Ottoman atau Kekhalifahan Utsmaniyah, di bawah Mehmed II atau Sultan Muhammad al-Fatih menaklukkan Konstantinopel yang kemudian berganti nama menjadi Istanbul.

Pada 1934, di bawah kepemimpinan Presiden Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Turki modern, setelah jatuhnya Ottoman, masjid itu dijadikan museum.

Namun Jum’at (10/7) lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan  mengembalikan Hagia Sophia menjadi mesjid. Erdogan mengesahkan keputusan pengadilan Turki yang mengubah status salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO, Hagia Sophia, dari museum menjadi masjid.

Menetapkan Hagia Sophia sebagai masjid, adalah petanda ke arah “mencapai pembebasan” masjid Al-Aqsa di Yerusalem, kata Erdogan bulan ini.

Dewasa ini Hagia Sophia adalah situs wisata paling populer di Turki, menarik lebih dari 3,7 juta pengunjung per tahun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *