TIPS : Cara Praktis Siapkan Lahan Bedengan (Raise Bed)

  • Whatsapp
LAHAN BEDENGAN: Berikut tahapan untuk menyiapkan lahan bedengan.

Hai CitiGrower, setelah sukses dengan menyemai benih, mungkin kita bingung mau ditanam dimana nih bibitnya? Jawabnya tentu di media tanam ya.

Namun ada beraneka ragam model pilihan media tanam bagi bibit yang telah berhasil kita tumbuhkan dari persemaian. Salah satunya dengan menanam bibit di lahan bedengan atau istilah kerennya raised bed.

Bacaan Lainnya

Nah, dalam tulisan kali ini ini kita ingin berbagi cara praktis bagaimana menyiapkan lahan media tanam bedengan.

Begini langkah-langkahnya:

1. Buatlah bedengan dengan lebar kurang lebih 80 cm dan panjang sesuka hati. Batasi dengan batu bata, batu kali, kayu, atau apapun yg bisa dipakai sebagai pembatas tanaman.

Kenapa cuma 80 cm lebarnya? Agar mudah perawatannya. Ketika lahan bedengan harus dibersihkan dari gulma misalnya, tangan masih bisa menjangkau ke seluruh area luasan bedengan.

2. Lalu bersihkan lahan yang akan dijadikan bedengan dari rumput-rumput, bebatuan, sampah atau pengotor lain dari lahan. Selanjutnya tutup dengan kertas koran. Cukup dua lapis saja.

Pembersihan perlu dilakukan agar media tanam di bedengan bisa sehat, tak terkontaminasi. Sehingga tanaman bisa tumbuh subur.

Sementara pemberian kertas koran dimaksudkan untuk memberikan pembatas bagi media tanam di bagian atas. Kertas korannya sendiri nanti akan hancur otomatis oleh alam.

3. Isi lahan bedengan dengan media tanam. Lalu siram dengan air secukupnya (jangan sampai terlalu basah atau menggenang airnya).

Adapun ketinggian media tanam menyesuaikan dengan tanaman apa yang ingin kita tumbuhkan. Secara umum, tingginya antara 20-30 cm. Jika tanaman buah, bisa lebih dari 30 cm.

Apa saja bahan media tanam yang dipakai? Bisa campuran pupuk kandang, sekam bakar, dan cocopeat dengan perbandingan volume 1;1:1. Bisa juga campuran kompos dan tanah sekitar yang sudah subur (ditandai dengan banyak cacing).

Atau kalau mau lebih praktis, bisa beli media tanam yang sudah jadi di tukang tanaman. Biasanya berupa campuran pupuk kandang dan tanah lempung berongga.

4. Tutuplah lahan bedengan dengan karung goni, karung beras, kayu, kardus, plastik hitam atau bahan apapun yang bisa menjaga kelembapan permukaan lahan media tanam.

5.Biarkan lahan selama 2-3 hari. Tiap hari dibuka sebentar dan disiram untuk menjaga kelembapan. Setelah 2-3 hari dan lahan dirasa siap, baru bibit hasil semaian dipindahkan ke lahan bedengan yang kita buat tersebut.

Mudah kan, CGrower…Selamat mencoba !

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *