Mantan Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl Tutup Usia

  • Whatsapp
Alfred Riedl (foto: Dok PSSI)

JAKARTA, Jowonews- Mantan pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl tutup usia di kampung halamannya, Austria, pada Senin malam waktu setempat (Selasa WIB). Riedl meninggal dunia pada usia 70 tahun.

Ketika menhembuskan nafas terakhir, Riedl didampingi oleh istrinya, Jola, lapor laman berita Austria Kurier, sebagaimana dilansir Antara.

Bacaan Lainnya

Asisten Riedl saat mengarsiteki timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, mengonfirmasi kabar mengenai meninggalnya Riedl.

RIP coach Alfred, my friend and mentor, thank you for your friendship and all the ilmu, knowledge, and experience you share with me… GBU salam Pikal Wolfgang,” demikian pesan yang dikirimkan Pikal saat diminta konfirmasi dari Jakarta, Selasa.

Riedl tercatat tiga kali menjadi pelatih timnas Indonesia. Pertama pada 2010, berikutnya pada pada 2013, dan terakhir pada 2016.

Sayangnya dari ketiga masa kepemimpinannya itu, tim Garuda masih belum dapat mengakhiri puasa gelar Raihan prestasi terbaiknya adalah runner up Piala AFF pada 2010 dan 2016.

Sebelum berlabuh di Indonesia, Riedl telah mengecap banyak asam garam sepak bola di Eropa, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Media Austria bahkan mengatakan Riedl mendapat banyak penghormatan saat bermain di Liga Belgia pada 1970-an. Ketika ia yang berposisi sebagai penyerang juga sempat menduduki peringkat ketiga pencetak gol terbanyak di level klub Eropa.

Setelah pensiun sebagai pesepak bola pada 1985, Riedl kemudian beralih peran sebagai juru taktik. Awalnya ia melatih klub Austria Wiener Sport-Club untuk kemudian diserahi tanggung jawab melatih timnas Austria.

Riedl tercatat pernah melatih enam tim nasional termasuk Indonesia dan Austria. Ia pernah menjadi arsitek timnas Liechtensten, Vietnam, Palestina, Laos.

Meski belum pernah mengantarkan negara-negara itu meraih prestasi tertinggi, nama Riedl cukup harum di Asia.

Selain Indonesia, Vietnam mungkin juga menjadi salah satu negara yang paling memberi kesan untuk Riedl. Pasalnya 13 tahun silam ia mendapat ginjal hasil donor dari salah seorang penggemarnya.

Duka Pemain

Ucapan duka mengalir dari beberapa mantan pemain yang pernah diasuh Alfred Riedl dalam tim nasional Indonesia. Salah satunya dari Evan Dimas Darmono yang pernah masuk tim dibawah Alfred Riedl untuk Piala AFF tahun 2014 dan 2016.

“Memang kita sudah lama enggak dengar berita beliau. Terus sekarang tiba-tiba ada kabar meninggal,” tutur Evan.

“Semoga amal beliau di dunia diterima di sisi Tuhan dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” sambungnya, sebagaimana dikutip Jowonews dari laman PSSI.

Alfred Riedl juga merupakan sosok penting dalam karier Abduh Lestaluhu di level Timnas Indonesia. Abduh diberikan kesempatan debut oleh pria Austria pada 2016. Debut Abduh bersama Timnas Indonesia dimulai pada 6 September 2016.

“Saya turut berduka cita atas kepergian Coach Alfred Riedl, saya sangat-sangat merasa kehilangan, karena beliau pelatih yang sangat-sangat berjasa dalam puncak karier saya,” kenang Abduh.

“Di tangan beliau saya dapat merasakan debut manis bersama Timnas Indonesia senior melawan Malaysia pada 2016 silam. Beliau pelatih yang baik, disiplin, dan pekerja keras. Saya berdoa semoga coach Alfred mendapatkan tempat yang baik,” ujarnya menambahkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *