Benarkah Badai akan Berlalu?

  • Whatsapp
Hari Tjahjono

Oleh: Hari Tjahjono, Mentor Bisnis dan Teknologi

Sampai sekarang, perusahaan start up bidang B2B Travel Commerce yang saya bimbing masih belum juga mendapatkan co-investor.

Bacaan Lainnya

Untungnya investor yang sudah komit invest 50% masih mau menunggu. Padahal pandemi sudah berlangsung hampir 8 bulan.

Bagaimana perusahaan bisa bertahan (lagi)? Benarkah badai akan berlalu?

Saya bilang terus saja menjalankan planning yang sudah dibuat sampai mentok. Jangan lelah terus memancal pedal.

Dan para eksekutif di perusahaan tersebut tanpa kenal lelah terus melakukan inovasi-inovasi di berbagai lini perusahaan. Inovasi di sistem penggajian, penyempurnaan teknologi, implementasi business process management, inovasi produk, inovasi di area marketing, tancap gas di branding.

Dan selama 8 bulan terus menerus tanpa mengenal lelah menyemangati seluruh travel agent di Indonesia untuk tidak berhenti memasarkan dan menjual destinasi2 wisata baik domestik maupun international.

Alhamdulillah lilin-lilin kecil mulai menyala. Ternyata keinginan rekreasi di sebagian masyarakat itu tidak dapat dibendung. Walaupun dalam situasi pandemi.

Syukur Alhamdulillah perusahaan sudah beberapa kali memberangkatkan rombongan ke Turki, beberapa rombongan ke Labuan Bajo. Artinya, harapan itu belum musnah untuk industri pariwisata.

Dan yang mengejutkan, ada komunitas sepeda yang membeli paket rekreasi sambil gowes di Bali! Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, lebih dari 30 orang!

Komunitas gowes dari Bandung ini minggu lalu sudah berangkat ke Bali untuk menikmati surga wisata dunia ini sambil berolah raga.

Sahabat, di tengah kesulitan selalu ada kemudahan. Ternyata itu bukan omong kosong. Badai pasti berlalu. Insya Allah.

Dan para eksekutif perusahaan itu tidak mau berhenti mencoba hal yang baru. Dalam waktu dekat mereka akan meluncurkan Start up Program bekerja sama dengan sekolah bisnis terkemuka di tanah air.

Ketika orang lain masih pesimis dan lebih suka meratapi nasib, para ekseskutif itu justru sedang bersiap menghadapi era baru industri pariwisata. Era baru harus didekati dengan pendekatan baru!

Dalam program ini, Touress bekerjasama dengan Universitas Prasetiya Mulya akan mencetak entrepreneur-entrepreneur baru yang siap menggantikan pemain lama untuk menyongsong industri pariwisata dalam bentuknya yang baru: “Building World-Class Indonesia Tourism Entrepreneur”

Mohon dukungan dan doa dari semua sahabat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *