Jangan Takut Dites Usap

  • Whatsapp
ILUSTRASI

SOLO, Jowonews- Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo meminta masyarakat tidak takut menjalani tes usap Covid-19 demi memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

“Kami ini serba salah, di-‘swab’ (tes usap) mereka menuduh kita yang enggak-enggak. Kalau tidak di-‘swab’ nanti terjadi pemaparan yang begitu masif dan banyak korban meninggal kita juga disalahkan,” kata Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jumat (13/11).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan menjalani tes usap maupun tes cepat.

“Kalau ‘nggak’ mau akan terjadi penyebaran yang luar biasa, banyak korban. Jogo tonggo sudah disampaikan juga. Peran RT, RW yang tergabung dalam jogo tonggo sudah bekerja,” katanya sebagaimana dilansir Antara.

Jogo tonggo sendiri merupakan program pemerintah daerah yang melibatkan masyarakat untuk mengontrol penyebaran kasus Covid-19.

Sementara itu, untuk kasus positif Covid-19 di Kota Solo dari awal hingga saat ini mencapai 1.530 kasus. Meski demikian, dari total tersebut 997 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

Berdasarkan data dari Pemkot Surakarta, saat ini ada sebanyak 359 pasien yang menjalani isolasi mandiri, 104 menjalani perawatan di rumah sakit, dan 70 di antaranya meninggal dunia.

Sedangkan untuk status suspek jumlah kumulatifnya sebanyak 1.330 kasus. Dari total tersebut, 27 menjalani perawatan, 12 isolasi mandiri, dan 1.216 di antaranya dinyatakan “discarded”.

Selanjutnya, dari kasus suspek yang ada di Kota Solo tersebut, data menunjukkan ada 75 orang meninggal dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *