Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

435 SMA dan SMK di Jateng Siap Ikuti UNBK

KUDUS, Jowonews.com – Sebanyak 435 SMA dan SMK di Provinsi Jawa Tengah, siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), kata Kepala Dinas Pendidikan Jateng Nur Hadi Amiyanto.

“Jumlah sekolah tingkat SMA dan SMK yang mengikuti UN berbasis komputer atau UN Computer-Based Test (CBT) tahun ini mengalami lonjakan dibandingkan dengan tahun lalu karena tingkat SMA dan SMK hanya 70 sekolah, kini melonjak menjadi 435 sekolah,” ujarnya di Kudus, Sabtu.

Dari 35 kabupaten/kota di Jateng, tercatat hanya Kabupaten Blora yang belum ada sekolah yang siap mengikuti UN berbasis komputer, baik tingkat SMA maupun SMK.

Sekolah yang mengikuti UN berbasis komputer, didominasi SMK yang berjumlah 307 sekolah, sedangkan tingkat SMA hanya 128 sekolah.

Adapun sekolah yang paling banyak mengikuti UN berbasis komputer, yakni dari Kota Surakarta berjumlah 51 sekolah, untuk tingkat SMA sebanyak 20 sekolah dan SMK sebanyak 31 sekolah.

Jumlah peserta UN berbasis komputer tahun ini, kata dia, berjumlah 119.574 peserta, meliputi siswa SMA sebanyak 33.350 siswa dan SMK sebanyak 86.224 siswa.

Untuk jumlah sekolah dari jenjang SMP hingga SMA di Jateng yang mengikuti UNBK, kata dia, sebanyak 517 sekolah karena untuk tingkat SMP tercatat 82 sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 17.184 siswa.

Sebanyak 82 SMP tersebut, berasal dari 26 kabupaten/kota, sedangkan sembilan kabupaten belum ada SMP yang siap mengikuti UNBK.

Kesembilan kabupaten tersebut, yakni Kabupaten Pekalongan, Batang, Pati, Blora, Sragen, Boyolali, Wonosobo, Purbalingga, dan Kabupaten Banjarnegara.

Untuk sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, hingga kini baru dua sekolah yang mengikuti UN berbasis komputer, yakni dari Kabupaten Kudus dan Jepara.

BACA JUGA  Tersangka Pembunuh Siswa Di Ternate Dijerat Pasal Berlapis

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jateng Ahmadi membenarkan, bahwa dari 671 sekolah tingkat Madrasah Aliyah yang siap mengikuti UN berbasis komputer baru dua, yakni dari Kabupaten Kudus dan Jepara.

Pada tahun depan, kata dia, akan didorong agar jumlahnya bertambah, karena kendalanya biasanya soal anggaran mengingat siswanya cukup banyak.

“Kami akan mendorong agar masing-masing sekolah bisa secara swadaya mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung untuk menyelenggarakan UN berbasis komputer,” ujarnya.

Jadwal pelaksanaan UN untuk tingkat SMA dan sederajat dimulai Senin (4/4) hingga Selasa (12/4). (jn03/ant)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Baca juga berita lainnya...