Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

PKL Solo Baru Tolak Direlokasi 

SUKOHARJO,Jowonews.com – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) Solo Baru sepakat menolak dipindah sampai diberi tempat relokasi yang cocok. Sejumlah pedagang mengaku juga trauma akibat aksi penertiban dan penyitaan yang dilakukan Satpol PP sebelumnya.

Ketua Paguyuban Setia Kawan Solo Baru, Sudarsi menegaskan, ia bersama PKL lain melakukan konsolidasi untuk menghadapi pertemuan dengan DPRD, Satpol PP dan DPU minggu depan. Tercatat ada 150 PKL yang berjualan di Jalan Ir Soekarno itu.

“Setelah penertiban oleh Satpol kemarin, ada belasan PKL tidak berjualan. Mereka trauma karena takut diangkut. Penertiban bisa dibicarakan dahulu dengan PKL,” ungkap Sudarsi, Ketua Paguyuban Setia Kawan, Jumat (8/4)

sebelumnya sejumlah PKL melakukan konsolidasi di aula RW 1/2 Dukuh Bacem, Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Pertemuan PKL tersebut juga dihadiri Ketua Paguyuban PKL se-Sukoharjo Joko Cahyono dan perwakilan lembaga bantuan hukum (LBH) dari Solo.

Pertemuan yang dihadiri puluhan PKL itu, cukup menegangkan. Pasalnya PKL menyampaikan kekesalannya karena lapaknya beberapa hari lalu diangkut Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo.

Satpol PP dituding tidak memberikan solusi karena PKL tidak diberikan pilihan tempat relokasi. Sudarsi meminta PKL yang dilarang untuk berjualan saat pagi hingga siang hari di segmen 3 dan 4 Jalan Ir Soekarno, diharapkan bisa diberikan ruang di segmen 2.

“Kami harap ada ruang yang disiapkan. Alangkah lebih baiknya, ada rintisan selter bersama,” jelasnya.

Ketua Paguyuban PKL se-Sukoharjo Joko Cahyono mengaku akan membackup PKL Solo Baru. Dia meminta Satpol PP untuk mengkaji ulang aturan sesuai Perda RTBL Nomor 19 Tahun 2014 yang umeminta PKL berjualan mulai pukul 17.00 dan Perda Nomor 1 Tahun 2007 Tentang PKL. Menurut dia, aksi penertiban dengan mengangkut lapak PKL, menciderai hak PKL.(jn01/jn16)

BACA JUGA  Terdampak "Fly Over", Anggaran Revitalisasi Pasar Joglo Dialihkan

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Baca juga berita lainnya...