Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

BIN Gadungan Ditangkap Kodim di Kudus

KUDUS, Jowonews.com – Anggota Komando Distrik Militer 0722/Kudus, Jawa Tengah, berhasil menangkap anggota Badan Intelijen Negara (BIN) gadungan beserta sejumlah barang bukti, seperti atribut tentara, senapan angin, dan senjata tajam.

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Hepy Pria Ambara di Kudus, Jumat, mengatakan pelaku bernama Juli Efendi Hutapea, berasal dari Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Pengakuan pelaku sebagai anggota BIN, kata dia, disampaikan kepada teman perempuan yang baru dikenalnya.

Sebagai anggota BIN, kata dia, seharusnya menyembunyikan identitasnya, namun pelaku justru memperkenalkan diri sebagai anggota BIN.

Pelaku juga membawa sejumlah atribut tentara, seperti baret merah dan topi yang biasanya dimiliki anggota TNI berpangkat letkol serta dua bilah senjata tajam, berupa sangkur dan pisau.

Barang bukti lain yang ikut diamankan polisi, yakni satu mobil pajero sport bernopol B 1188 XP serta beberapa tanda pengenal, salah satunya kartu anggota BIN dengan nama Jefson Sandy Wilsa sebagai Deputi III (kontra intelijen).

Terkait dengan kemungkinan adanya korban yang dirugikan, kata Hepy, saat ini belum ada karena belum ada laporan.

“Jika ada yang merasa tertipu atau dirugikan oleh tersangka, silakan melapor ke Polres Kudus,” ujarnya.

Sebelumnya, kata dia, sudah ada upaya pengecekan ke Markas Kopassus Kandang Menjangan, dan hasilnya ternyata tidak ada nama tersebut.

Pelaku dapat diancam dengan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12/1951 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun.

Pelaku yang ditangkap oleh anggota Kodim 0722/Kudus pada 26 Maret 2016, kemudian diserahkan ke Polres Kudus untuk proses hukum lebih lanjut.

Juli mengakui sejumlah atribut yang dimiliki merupakan barang koleksinya.

“Saya hanya ingin mengoleksinya dan tidak digunakan untuk menipu orang,” ujarnya.

BACA JUGA  Penyaluran Raskin 13-14 Diharapkan Jaga Stabilitas Harga

Ia juga berkilah, jika senjata tajam yang dimiliki merupakan hasil sitaan dari penipu di Jember, Jawa Timur.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, atribut TNI seperti topi baret merah milik Kopassus serta topi yang terdapat dua bunga melati yang biasanya dimiliki anggota TNI berpangkat letkol tersebut ditaruh di atas “dashboard” mobil sehingga bisa dilihat dari luar. (jn16-ant)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Baca juga berita lainnya...