Jowonews

Logo Jowonews Brown

Aroma Nostalgia Mengiringi AADC 2

JAKARTA, Jowonews.com – Aroma nostalgia sangat kental dalam film, “Ada Apa Dengan Cinta” (AADC) 2 yang akan diputar mulai 28 April mendatang. Nuansa nostalgia menyeruak sejak awal film yang dibuka dengan cuplikan adegan AADC dengan gaya animasi.

Iringan lagu-lagu karya duo Melly Goeslaw dan Anto Hoed yang tidak kalah populer dengan filmnya. Apalagi ditambah suara Nicholas Saputra menyitir bait-bait puisi karya sastrawan Makassar Aan Mansyur khusus untuk Rangga.

Begitu juga dialog dan adegan yang referensinya diambil dari AADC pertama menyegarkan memori penonton tentang apa yang pernah terjadi atau diucapkan oleh Cinta dan Rangga saat remaja.
Peran utama Cinta oleh Dian Sastrowardoyo dan Rangga (Nicolas Saputra) memang masih menjadi magnet dari daya tarik film seputar percintaan anak muda ini.
Hanya saja fokus sekuel AADC 2 ini bergeser pada rumitnya hubungan antara dua insan. Bukan lagi tentang persahabatan remaja yang membuat anak-anak SMP atau SMA era 2000-an membuat buku curhat untuk geng mereka.

“Film ini bercerita tentang kekuatan cinta dan kesempatan kedua, kalau kita harus memaafkan seseorang, kadang tidak semudah itu,” kata Mira Lesmana, selaku produser AADC 2.

Salah satu adegan yang dipastikan ditunggu banyak orang adalah saat Cinta dan Rangga di bandara. Diceritakan, empat belas tahun berlalu sejak Cinta mengejar Rangga ke bandara. Disana, pria dingin penyuka puisi yang bertolak ke New York untuk mengikuti sang ayah itu memberikan buku catatannya kepada Cinta, berisi janji akan kembali setelah satu purnama.
Penggemar sempat bereaksi heboh tatkala Rangga, Cinta, Maura (Titi Kamal), Alya (Ladya Cheryl), Milly (Sissy Prescillia) dan Karmen (Adinia Wirasti) reuni dalam mini drama berdurasi 10 menit buatan aplikasi pesan Line yang diunggah di YouTube pada akhir 2014.

Dalam mini drama tersebut, setelah 12 tahun tinggal di New York tanpa memberi kabar pada Cinta, Rangga kembali ke Jakarta demi pekerjaan dan dia meminta kesediaan sang wanita untuk bertemu.

Setelah sempat mengabaikan ajakan itu, Cinta yang terlanjur sakit hati menemuinya. “Jadi beda, satu purnama di New York dan di Jakarta?” kata Cinta yang akhirnya menemui Rangga ketika hampir bertolak kembali ke New York.

Dalam film ini Christian Sugiono, suami Titi Kamal, menjadi salah satu pemain baru dalam sekuel selain Ario Bayu, Sarita Thaib dan Dimi Cindyastira.
Kondisi Milly pun disesuaikan dengan Sissy yang baru melahirkan ketika syuting dimulai. Waktu yang bergulir selama belasan tahun membawa pengalaman hidup yang mempengaruhi pendewasaan setiap karakter. Tidak ada yang stagnan kecuali keakraban antara Cinta, Maura, Karmen dan Milly.

Maura tetap modis dan kenes, namun jiwa keibuannya juga terlihat jelas di permukaan. Karmen yang atletis tak lagi temperamental, justru semakin bijaksana. Milly masih lucu dan mengundang tawa dengan, namun ia tidak lagi terlalu kekanak-kanakan.

Rangga masih dingin dan sinis, namun kehangatan lebih sering terpancar di wajahnya. Sedangkan Cinta masih menyukai seni yang kini dieksplorasi lewat galeri yang dia kelola sendiri.
Cinta dan kawan-kawan, yang sudah lama tidak melewatkan waktu bersama, memutuskan untuk berlibur ke Yogyakarta.

Sementara nun jauh di New York, pikiran Rangga melayang-layang ke tempat cintanya berlabuh di New York.
Rangga memutuskan pulang demi berdamai dengan masa lalu. Dan Cinta tak menyangka Rangga tiba-tiba muncul di depan mata, tepat ketika ia bersiap menutup lembaran lama dalam hidup.
Bagaimana kisah selanjutnya antara Cinta dan Rangga. Tunggu pemutaran filmnya di bioskop terdekat 28 April mendatang. (JN19/ant)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Baca juga berita lainnya...