Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

300 Muda-mudi Nobar Film Tausiyah Cinta di Kantor PKS Jateng

SEMARANG, Jowonews.com – Tak kurang dari 300 muda-mudi dari seluruh penjuru Jawa Tengah menikmati agenda malam mingguan dengan nonton bareng film tausiyah cinta yang digelar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah, Sabtu malam (23/4/2016) di Gedung Serbaguna Kantor DPW PKS Jateng, Jalan Kelud Utara 46, Petompon, Gajahmungkur, Kota Semarang

Ketua bidang kepemudaan DPW PKS Jateng, Ali Umar Dhani menyampaikan bahwa nobar film tausiyah cinta ini merupakan rangkaian agenda milad yang ke 18. “Selain menyemarakkan milad PKS, kami juga ingin agar para muda-mudi sekarang semakin mencintai film religius yang berkualitas, ini sekaligus menjadi pembelajaran bagi muda-mudi tersebut,”tandasnya.

Lebih lanjut, Ali mengatakan bahwa dengan adanya nobar film tausiyah cinta ini, para generasi muda bisa mengambil banyak hikmah di film tersebut, terutama dengan kaitannya hubungan pergaulan pemuda yang baik, dan menempatkan cinta yang sesungguhnya. Sebelum nobar film, dalam kesempatan tersebut juga digelar talkshow film dengan bintang tamu Rahayu Mukhlisin, salah satu aktris dalam film Tausiyah Cinta.

Sebagai informasi, Tausiyah Cinta adalah film Indonesia yang diadaptasi dari buku dengan judul yang sama dengan judul film ini. Film yang dirilis pada tahun 2015 yang disutradarai Humar Hadi. Sebuah film yang diproduksi oleh Bedasinema Pictures dengan para pemeran sepertiHamas Syahid, Ressa Rere, dan Rendy Herpy. Film ini telah dirilis pada Desember 2015.

Sebuah Kebencian Lefan (Rendy Herpy) pada ayahnya menguak sebuah perjalanan batinnya yang kering. Jiwanya kosong. Dia harus kehilangan ibu yang terdzolimi oleh ayahnya sendiri. Dia berjuang membuktikan pada ayahnya bagaimana caranya memuliakan perempuan. Lefan mengalami katarsis (berkali-kali merasakan pergulatan batin), layaknya seorang yang kehausan di padang pasir.

BACA JUGA  Sejumlah Peneliti Milenial Nobar Dan Diskusi Debat Pilpres Nanti Malam

Dia tahu bahwa ia haus, tetapi terus menemui jalan buntu untuk mencari jalan yang lebih baik. Sampai akhirnya dia bertemu seorang pemuda bernama Azka (Hamas Syahid Izzuddin), sosok arsitek sholeh, tampan, dan hafidz Qur’an. Diamnya menyejukkan. Azka adalah sosok yang nyaris sempurna. Lefan menemukan kharisma dan apa yang tidak dia dapatkan dari sosok ayahnya. Lefan kenal dengan Azka dalam satu project.

Persahabatan pun dimulai. Lefan dan Azka sama-sama dibesarkan dalam keluarga islam yang taat namun Lefan sungguh berbanding terbalik dengan Azka. Lefan terus mencari jawaban pergulatan-pergulatan batin yang dialaminya kepada Azka. Pertanyaan-pertanyaan kritis dari Lefan terus menyerang Azka satu demi satu. Tidak hanya menjadi arsitek pembangun gedung, Azka terus belajar menjadi arsitek pembangun iman untuk dirinya dan lingkungannya.

Film ini diprouksi oleh BedaSinema Pictures dengan sutradara Humar Hadi. Film berdurasi 99 menit ini dibintangi oleh Ressa Marheni, Hamas Syahid Izzuddin, Rendy Herpy, Irwansyah,  Meyda Sefira, Hidayatur Rahmi dan Rahayu Mukhlisin. (jn03

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Baca juga berita lainnya...