Jowonews

Logo Jowonews Brown

33 Lembaga Terjunkan 677 Pemantau Pemilu di Jateng

SEMARANG, Jowonews.com — Jumlah petugas pemantau Pemilu 2019 di Provinsi Jawa Tengah mencapai 677 orang yang berasal dari berbagai lembaga atau organisasi yang terakreditasi sebagai pemantau pemilu di Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia.

“Para pemantau pemilu yang terakreditasi itu akan melakukan pemantauan di berbagai kabupaten/kota di Jateng dengan dibekali kartu pengenal berstempel yang ditandatangani Ketua Bawaslu RI Abhan Misbah,” kata Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jateng Rofiuddin di Semarang, Selasa.

Pemantauan pemilu akan dilakukan sesuai dengan rencana lokasi pemantauan dan jadwal yang sudah diajukan ke Bawaslu.

Ia menyebutkan jumlah lembaga pemantau pemilu di Jateng pada tahun ini mengalami peningkatan dari jumlah pada Pemilu 2014 karena pendaftar pemantau pemilu pada saat itu sangat minim.

Bawaslu Jateng berharap para pemantau pemilu itu bisa bekerja secara profesional, tidak memihak, independen, dan netral.

Jika menemukan dugaan pelanggaran pemilu, kata dia, bisa segera melaporkan ke bawaslu terdekat, baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, maupun panwas.

“Jika lembaga pemantau itu terbukti tidak netral dan tidak independen, Bawaslu bisa mencabut akreditasinya,” ujarnya.

Hingga saat ini, tercatat ada 33 lembaga pemantau pemilu di Jateng. Sebanyak 18 di antaranya ikut akreditasi pengurus pusat, dan sisanya berasal dari lokal.

Ke-33 lembaga pemantau pemilu itu adalah Forum Komunikasi Mahasiswa Batang Indonesia, Pemuda Katolik Komisariat Surakarta, Pattiro Semarang, Luber Pemantau Pemilu, Demang Pemantau Pemilu, Kendeng Pemantau Pemilu, Perkumpulan Keris Pemantau Pemilu, Cendana Pemantau Pemilu, Garuda Nasional Grobogan, Mawar Pemantau Pemilu, Bintang Pemantau Pemilu, Arjuna Pemantau Pemilu, Jagabilawa, Yayasan Perempuan Mandiri Jepara, Srikandi, Bulan Pemantau Pemilu, Pena Pati, dan Drupadi Rembang.

Berikutnya, Aisyiyah Kabupaten Magelang, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Jateng, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jateng, JPPR Sukoharjo, IMM Sukoharjo, Koalisi Perempuan Indonesia, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Klaten, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Blora, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Grobogan.

BACA JUGA  Langgar Aturan, Bawaslu Kudus Copot 3.680 APK

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Karanganyar, Himpunan Mahasiswa Islam Surakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kebumen, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kebumen, Himpunan Mahasiswa Islam Tegal, dan Himpunan Mahasiswa Islam Jateng. (jwn5/ant)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...