Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Ada Sunan Kalijaga Dibalik Hari Jadi Kota Semarang

SEMARANG, Jowonews.com – Hari ini, Senin 2 Mei 2016 Kota Semarang sudah menginjakkan usia ke-469. Sangat tua sekali untuk ukuran sebuah kota yang berada di pesisir Pulau Jawa. Ya, lahirnya Kota Semarang sangart erat kaitannya dengan cerita di daerah pesisir jaman dulu.

Cerita itu berawal kurang lebih pada abad ke-8 M. Dimana daerah pesisir yang bernama Pragota (sekarang menjadi Bergota) dan merupakan bagian dari kerajaan Mataram Kuno. Daerah tersebut pada masa itu merupakan pelabuhan dan di depannya terdapat gugusan pulau-pulau kecil. Akibat pengendapan, yang hingga sekarang masih terus berlangsung, gugusan tersebut sekarang menyatu membentuk daratan.

Bagian kota Semarang Bawah yang dikenal sekarang ini dengan demikian dahulu merupakan laut. Pelabuhan tersebut diperkirakan berada di daerah Pasar Bulu sekarang dan memanjang masuk ke Pelabuhan Simongan, tempat armada Laksamana Cheng Ho bersandar pada tahun 1405 M. Di tempat pendaratannya, Laksamana Cheng Ho mendirikan kelenteng dan masjid yang sampai sekarang masih dikunjungi dan disebut Kelenteng Sam Po Kong (Gedung Batu).

Pada akhir abad ke-15 M ada seseorang ditempatkan oleh Kerajaan Demak, dikenal sebagai Pangeran Made Pandan, untuk menyebarkan agama Islam dari perbukitan Pragota. Dari waktu ke waktu daerah itu semakin subur, dari sela-sela kesuburan itu muncullah pohon asam yang arang (bahasa Jawa: Asem Arang), sehingga memberikan gelar atau nama daerah itu menjadi Semarang.

Sebagai pendiri desa, kemudian menjadi kepala daerah setempat, dengan gelar Kyai Ageng Pandan Arang I. Sepeninggalnya, pimpinan daerah dipegang oleh putranya yang bergelar Pandan Arang II (kelak disebut sebagai Sunan Bayat). Dibawah pimpinan Pandan Arang II, daerah Semarang semakin menunjukkan pertumbuhannya yang meningkat, sehingga menarik perhatian Sultan Hadiwijaya dari Pajang.

Karena persyaratan peningkatan daerah dapat dipenuhi, maka diputuskan untuk menjadikan Semarang setingkat dengan kabupaten. Pada tanggal 2 Mei 1547 bertepatan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, tanggal 12 rabiul awal tahun 954 H disahkan oleh Sultan Hadiwijaya setelah berkonsultasi dengan Sunan Kalijaga. Tanggal 2 Mei kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Semarang.

Sejak itulah dari tahun ke tahun Hari Jadi Kota Semarang dirayakan dengan berbagai kegiatan sesuai perkembanan zaman setiap waktunya. Begitu juga tahun ini perayaan Hari Jadi Kota Semarang ke-469 dilakukan dengan berbagai acara baik wisata, religi, pertunjukkan seni dan budaya, dan dunia usaha seperti Semargres (Semarang Great Sale).

Semoga dengan perkembangan zaman, Ibukota Provinsi Jawa Tengah terus tumbuh dan berkembang, sehingga bisa mensejajarkan diri dengan kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan lainnya. Tentu saja dibutuhkan partisipasi masyarakat guna mendukung pembangunan agar Kota Semarang kedepan semakin hebat. Seperti tema Hari Jadi tahun ini, “Bergerak Bersama Membangun Kota, Bulatkan Tekad Semarang Hebat”. (JN19)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Baca juga berita lainnya...