Jowonews

Logo Jowonews Brown

BI Galakkan Industri Kreatif Berbasis Kesenian Daerah

SEMARANG, Jowonews.com – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Tengah berupaya mengembangkan industri kreatif berbasis kesenian daerah di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.

“Program pengembangan ekonomi daerah ini merupakan program keempat di Magelang. Sebelumnya ada klaster ikan air tawar, sapi perah terintegrasi dengan holtikultura, dan klaster pengembangan bawang putih,” kata Kepala BI Kanwil Jawa Tengah Iskandar Simorangkir pada acara perjanjian kerja sama pengembangan industri kreatif berbasis kesenian daerah di Tourist Information Center Kawasan Candi Borobudur Magelang, Kamis (3/11).

Dikatakan, saat ini sektor pariwisata merupakan penyumbang devisa negara keempat. Pada tahun 2020, pemerintah menargetkan sektor ini dapat menjadi penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia.

Meski demikian, diakuinya masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Sebagai contoh, untuk wisatawan yang berkunjung ke Borobudur sifatnya masih sekali putus.

“Mereka hanya melihat Candi Borobudur, selanjutnya apa yang mereka nikmati. Ke depan kami berharap mereka bisa melihat objek wisata lain, salah satunya adalah kesenian. Itulah mengapa kami menyasar kelompok seni,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Prasetyo Aribowo menyambut baik langkah inisiasi dari Bank Indonesia ini. “Pada dasarnya industri kreatif mengalami pertumbuhan setiap tahun tetapi masih ada kendala yaitu terbatasnya akses kredit karena belum tertatanya keuangan UMKM secara rapi,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, seharusnya sektor ini diberi kemudahan dalam mengakses keuangan. “Tidak ‘fair’ rasanya jika industri kreatif nantinya sebagai tiang penyangga ekonomi tetapi tidak diberikan kemudahan,” tandasnya. (Jn19/ant)

BACA JUGA  Tahapan Pilkada Magelang Ditunda karena Corona

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...