Jowonews

Logo Jowonews Brown

Black Campaign Jadi Perhatian PKB di Pilwalkot Semarang

Marmo ZuberSemarang, Jowonews.com – Kampanye negatif atau black campaign yang semakin meningkat jelang pemilihan menjadi perhatian serius Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ketika melakukan koordinasi untuk memantapkan persiapan Pilwalkot Semarang 2015.

Koordinasi itu dilakukan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah, diikuti Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Semarang dan calon wali kota Soemarmo Hadi Saputro.

Soemarmo mengatakan, jika persiapan internal PKB dalam menghadapi pilwakot kota Semarang semakin matang. DPP dan DPW PKB akan mendukung dan memfasilitasi kekurangan yang dialami calon wali kota dan mesin politik partai (DPC) dalam upaya memenangkan pilwalkot.

‘’Kita akan menguatkan strategi pemenangan dengan pergerakan dari pasangan calon, mesin politik partai, dan juga relawan agar lebih sinergi. Strateginya itu tentu dirahasiakan,’’ kata Soemarmo usai koordinasi di Kantor DPW PKB Jateng di Jalan Pamularsih, Semarang Barat, jum’at (11/9).

Soemarmo yang berpasangan dengan Zuber Safawi (Mazu) mengakui, sejauh ini pegerakan timnya dianggap masih belum maksimal termasuk dirinya Dan juga tim pemenangan di internal PKB.

Akan tetapi, dari DPW telah memberikan solusi untuk semakin menguatkan sinergi, strategi, dan pergerakan dalam memenangkan Pilwalkot 9 Desember mendatang.

Ketua DPW PKB Jawa Tengah ,KH M Yusuf Chudlori mengatakan, bahwa koordinasi ini untuk merapatkan barisan seiring semakin dekatnya pelaksanaan Piwalkot. Menurutnya, geliat masyarakat Semarang semakin terasa mendekati hari pemilihan pada 9 Desember nanti.

Menurutnya, masyarakat Semarang menginginkan segera ada kerja-kerja konkrit dari wali kota terpilih nanti. Seperti yang pernah mereka rasakan pada saat Soemarmo menjabat sebagai wali kota, yang kemudian pembangunan jadi stagnan setelah dia tidak lagi menjabat.

‘’Mereka ingin mencari pemimpin yang bisa kerja cepat untuk melakukan percepatan pembangunan, seperti yang pernah Pak Marmo lakukan,’’ katanya.

BACA JUGA  Kesulitan Dapat Elpiji, Warga Jepara Demo Pangkalan

Dalam Pilwalkot, Yusuf menyampaikan jika partai hanya memfasilitasi dan hanya menghadirkan calon wali kota yang bisa memenuhi harapan masyarakat. Masyarakat sudah kritis memilih, tidak gampang menerima jika ada isu-isu negatif atau black campaign yang menyerang calon wali kota.

‘’Sekarang semakin banyak black campaign, tapi masyarakat sendiri sudah kritis, tidak mempan dengan isu-isu negatif,’’ ujarnya.

Yusuf mengakui jika black campaign terhadap pasangan nomer urut satu Soemarmo-Zuber cukup deras. Untuk menghadapi black campaign itu, yusuf memberikan solusi untuk pasangan calon dan tim pemenangan agar terus turun ke masyarakat setiap hari. Hal itu untuk memberikan pengawalan dan penjelasan. (JN14)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...