Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Boyolali Abaikan Sekolah Lima Hari Bentukan Ganjar

Kreatif. Mahasiswa FK Undip ajak anak mencintai sayur dengan program unik.

Kreatif. Mahasiswa FK Undip ajak anak mencintai sayur dengan program unik.

Boyolali, Jowonews.com – Sekolah di Kabupaten Boyolali, banyak yang memilih program lama enam hari dibanding wacana penerapan lima hari sekolah dalam sepekan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga setempat, Abdul Rohman.

“Banyak sekolah di Boyolali mengaku keberatan jika program lima hari sekolah dalam sepekan diterapkan,” kata Abdul Rohman di Boyolali, Selasa (1/9).

Menurut Abdul Rohman, pihaknya dalam waktu dekat akan diundang ke Semarang untuk membahas terkait rencana penerapan program lima hari sekolah tersebut. Namun, pihaknya tidak bisa menghindar jika nanti diputuskan penerapan enam hari sekolah diganti menjadi lima hari. “Kami akan mengikuti jika sudah menjadi keputusan Pemprov Jateng,” ucapnya.

Abdul Rohman mengatakan banyak sekolah di Boyolali yang merasa keberatan penerapan lima hari sekolah karena mereka banyak pertimbangan, salah satunya lokasi tempat kegiatan belajar mengajar jauh dan hal ini, berbeda dengan kondisi di kota.

Menurut dia, sekolah di wilayah pelosok kebanyakan para siswa menempuh jarak yang cukup jauh untuk sampai ke sekolah. Padahal, dengan penerapan lima hari sekolah, dipastikan ada pemadatan atau penambahan jam belajar mengajar di sekolah untuk mengejar waktu. “Sekolah tentunya akan membebani waktu para siswanya yang harus menempuh jarak dari rumah ke sekolah jauh,” paparnya.

Menurut dia, para siswa hingga saat ini, waktunya sebenarnya sudah sangat padat. Karena, mereka setelah pulang sekolah, banyak yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler, belajaran tambahan, dan les atau privat khusus.

“Jika program lima hari sekolah diterapkan, sebaiknya jangan diperlakukan semua sekolah. Dan, program itu, harus disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan efektif,” imbuhnya.

Kendati demikian, pihaknya hingga sekarang tetap menerapan program lama yakni enam hari sekolah, yakni Senin hingga Sabtu. Siswa rata-rata berangkat sekolah sekitar pukul 06.00 WIB dan pulang hingga pukul 13.30 WIB. Mereka masih banyak kegiatan lain selepas sekolah. “Hal ini, akan memakan waktu lebih lama lagi jika harus lima hari sekolah dalam sepekan,” pungkasnya. (JN03)

BACA JUGA  Lebih dari Setengah Gadis Inggris Dilecehkan di Sekolah

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...