Jowonews

Logo Jowonews Brown

Bus Sinar Mandri Terbakar di Jalan Pantura Kudus

IMG_20150826_083812Kudus, Jowonews.com –  Bus Sinar Mandiri bernopol N 77290 UG, hangus dilalap si jago merah, Rabu (26/8) pagi. Bus jurusan Semarang – Surabaya itu terbakar di Jalan Raya Kudus – Pati Km 6, Desa Tenggeles, Kecamatan Jekulo, Kudus, sekitar pukul 08.00.

Seorang saksi mata, Anang Guntara (36), menceritakan pagi itu sembari menunggu pelanggan datang, ia duduk di depan toko miliknya, sambil mengarahkan pandangan ke jalan. Dari sekian kendaraan yang lewat, tatapan matanya terpaku ke sebuah bus, yang terdapat percikan api, di bagian kiri bodi.

“Bus berjalan pelan, sekitar 40 kilometer per jam. Spontan saya berlari mengejar bus itu sembari berteriak kepada kernet di pintu depan, ‘Hoi..hoi.. Ada api.. Ada api’,” cerita Anang, pemilik toko cutting stiker dan skotlet itu.

Tak lama kemudian, lanjutnya, bus langsung berhenti. Dan para penumpang pun segera berhamburan turun. “Tadi kru bus sempat hendak memadamkan api menggunakan air dan peralatan seadanya, tapi api terus membesar,” katanya.

Sopir bus naas itu, Suwarno (54), mengatakan ia berangkat dari terminal Terboyo Semarang pada sekitar pukul 06.30. Menurutnya, tak ada tanda-tanda mencurigakan yang dirasakan.

“Sampai terminal Kudus juga tak ada apa-apa, semua lancar saja,” kata warga Kecamatan Tarik, Sidorajo, Jawa Timur itu.

Diakui, ia mengetahui api setelah ada orang berteriak-teriak dari luar bus. Dikatakan, saat itu bus memang berjalan pelan.

“Api muncul dari sisi kiri, di sekitar tempat accu atau tepat di sebelah bagasi. Kalau dari situ, kemungkinan karena accu korslet,” katanya.

Menurutnya, kala peristiwa naas terjadi bus yang disopirinya membawa sekitar 30 penumpang. Ditandaskan, semua penumpang selamat dan selanjutnya dialihkan ke bus Sinar Mandiri lain, yang lewat belakangan.

BACA JUGA  Pelayanan RS Mardi Rahayu Dikomplain Pasien PBJS

“Saya sendiri malah tak sempat menyelematkan barang-barang pribadi. Tas dan dompet, yang berisi pakaian ganti, STNK, SIM, dan surat-surat penting lain hangus terbakar,” ucapnya, masih dengan mimik muka tegang.

Seorang pengamen yang saat itu berada di bus, Adrianus Wangge, mengaku turut berusaha menyelamatkan para penumpang dan barang bawaan mereka. Naas, Wangge justeru tak sempat menyelamatkan gitar miliknya.

“Begitu tahu ada api saya turut membantu penunpang turun. Alat saya mencari nafkah tertinggal di bus, dan hangus terbakar,” ucapnya.

Ditambahkan, api begitu cepat membesar, dan menghanguskan seluruh bodi bus. Sekitar 20 menit setelah api membesar, terdapat ledakan yang berasal dari roda dan tangki kendaraan.  Kapolres Kudus AKBP M. Kurniawan,  menegaskan tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Semua penumpang dan kru bus selamat,” tegasnya.

Hanya, diakui, peristiwa ini sempat menimbulkan kemacetan panjang, baik dari arah barat maupun timur. Menurut dia, untuk mengurangi kemacetan, pihaknya mengarahkan kendaraan dari arah Semarang, maupun sebaliknya, ke jalur alternatif.

Disinggung mengenai penyebab kebakaran, ia belum dapat memastikan. “Masih diselidiki, tadi inafis juga langsung meluncur ke lokasi, untuk keperluan olah TKP,” ujar dia. (JN04)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...