Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Dampak Tol SS, Salatiga Teranacam Sepi

jalan tol semarang solo, foto: www.solopos.com
jalan tol semarang solo, foto: www.solopos.com

SALATIGA, Jowonews.com– Sejumlah pelaku usaha di Kota Salatiga khawatir, bila jalan tol Semarang-Solo selesai ( beroperasi), maka Salatiga akan menjadi sepi. Karena banyak kendaraan yang memilih melintas di tol. Sehingga berdampak berkurangnya pengunjung yang otomatis berdampak kepada pendapatan.

Menanggapi hal ini wakil ketua Komisi B DPRD Salatiga, M. Miftah mengatakan, keberadaan jalan tol memang suatu kebutuhan, karena untuk memperlancar arus lalu lintas jalan raya yang saat ini sudah sangat padat. Keberadaan jalan tersebut juga bisa memperpendek jarak tempuh.

Namun demikian, ujar Miftah,  keberadaan jalan bebas hambatan itu, diperkirakan juga akan berdampak terhadap kegiatan ekonomi, tak terkecuali di Kota Salatiga.“ Mungkin dengan adanya jalan tol, karena jarak tempuh menjadi pendek, maka orang akan langsung menuju tempat tujuan ( baik dari Solo atau Semarang), sehingga tidak mampir ke Salatiga. Sehingga kota menjadi sepi,” ujar politisi PKB tersebut.

Menurut Miftah, keberadaan jalan tol tersebut akan berdampak bila Kota Salatiga tidak punya daya tarik tersendiri. Sehingga mulai sekarang, pemerintah harus memiliki strategi, bagaimana agar Kota Salatiga bisa menjadi kota destinasi.” Bisa destinasi kulinernya, UMKM-nya, desa wisatanya, pasar tradisionalnya dan sebagainya. Namun bila tidak diantisipasi dari awal, Salatiga akan kehilangan momentum. Kendaraan hanya numpang lewat ( tol) saja,” imbuhnya.

Menurut Miftah, sebenarnya pemikiran ke arah tersebut sudah ada, hanya saja masih sebatas wacana dan belum ada inplementasinya. Miftah mengatakan, Pemkot Salatiga harus segera berbenah, salah satunya dengan melakukan perbaikan ( revitalisasi) pasar tradisional dan mengekpose keunggulannya. “Salatiga juga terkenal dengan pasar tradisionalnya dan aneka kulinernya, ini salah satu daya tarik sendiri,” katanya.

Sementara, Ketua Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI ) Arso Adji justru sangat optimis dengan keberadaan jalan tol. Menurut dia, jalan tol memperpendek jarak tempuh, sehingga orang akan mudah untuk berkunjung ke Salatiga.

BACA JUGA  Promosi Asian School Games Kurang, Pemprov Jateng Diminta Gandeng Pemkab dan Pemkot

“Kami tidak khawatir, justru sebaliknya, optimis akan ramai karena jarak tempuh ke Salatiga baik dari Solo, maupun Semarang akan lebih cepat. Namun demikian, juga harus punya daya tarik dan keunggulan  tersendiri sehingga Salatiga menjadi kota destinasi,

“ Perlu pengembangan ekonomi kreatif, entah dari sisi kuliner, wisata dan sebagainya, sehingga orang tidak hanya sekedar lewat (tol) saja, tapi tetap menjadikan Salatiga sebagai destinasi,” ujarnya. (JN01)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...