Jowonews

Dewan Pertanyakan Pengangkatan Direktur Teknis PDAB Tirta Utama

Gedung Berlian DPRD Jateng. (Foto : Simpanglima.wordpress)
Gedung Berlian DPRD Jateng. (Foto : Simpanglima.wordpress)

SEMARANG,Jowonews.com – Perrtanyaan tentang pengangkatan direktur Teknis Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirta Utama Provinsi Jateng mengemuka saat rapat anatara Komisi C DPRD Jateng dengan PDAB Tirta Utama, Senin (7/9). Dalam rapat yang juga dihadiri Biro Perekonomian Pemprov itu, anggota Komisi C Bambang Eko Purnomo (BEP) menanyakan pengangkatan Masrohan Bahri. Pasalnya, Direktur Teknis Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirta Utama Provinsi Jateng, Masrohan Bahri yang dilantik Senin (8/8), ternyata tidak pernah mendaftar dan ikut seleksi (lelang).
BEP mengaku sangat menyayangkan sekali. Berarti lelang jabatan di pemprov selama ini hanya formalitas dan sandiwara saja. “Ini aneh sekali. Dulu pada saat proses seleksi, komisi C sempat menanyakan, apakah yang tidak mendaftar bisa diangkat?. Saat itu kan jelas disampaikan tidak bisan. Tapi nyatanya sekarang Masrohan yang sebelumnya dirut umum tanpa tes juga diangkat lagi,”bebernya.

“Saya ingin tanya, kenapa Masrohan Bahri yang tidak ikut mendaftar dan seleksi bisa diangkat menjadi direktur teknis di PDAB. Benarkan dia diangkat lagi jadi direktur,”tegas BEP.

BEP mempertanyakan apa kelebihan Masrohan hingga diangkat tanpa ikut lelang.

Pernyataan Lantang juga disampaikan M Ridwan. Politisi PDIP ini menyoroti sepak terjang tim pansel yang diketuai Ir.Imam Riwanto. “Emang siapa Imam Riwanto itu. Kok bisa memutuskan mendahului gubernur. Emang dia itu gubernurnya,”tegasnya.

Dirut PDAB Tirta Utama Hesti Lilianti SH membenarkan kalau Masrohan Bahri yang sebelumnya dirut umum, diangkat menjadi direktur teknis untuk periode 2015-2019.

Sementara itu Kepala Biro Perekonomian Dadang Somantri juga membenarkan kalau Masrohan Bahri tidak ikut tes/lelang. “Memang tidak ikut test,”jawabnya saat ditanya BEP.

Alasan diangkat tanpa ikut mendaftar dan tes, Dadang beralasan hasil akhir ada di gubernur. “Kalau pemegang saham oke, ya bisa diangkat,”akunya.

Pemprov Jateng pada tanggal 8 Agustus telah melantik 3 Direksi PDAB Tirta Utama. Masing-masing Hesti Lilianti SH sebagai dirut menggantikan Drs Ali Fozasa MM, Imam Sapto Gunawan sebagai dirut umum dan Masrohan Bahri yang sebelumnya dirut umum di PDAB, tanpa ikut lelang diangkat sebagai direktur teknis.

Pelantikan itu berdasarkan SK Gubernur No.539/45/2015 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direksi PDAB Tirta Utama Jateng.(JN01)

Tinggalkan komentar