Jowonews

Dompet Dhuafa Australia Gelar Bukber di Kendal

pemberia bingkisan sebagai wujud partisipasi.Kendal, Jowonews.com – Dalam rangka melatih anak anak dalam memanfaatan bulan ramadhan Madrasah Hidayatul Mubtadiin bekerjasama dengan Dompet DHuafa Australia menggelar acara Ngabuburit Ceria. Kegiatan ini dilakukan untuk melatih anak anak memanfaatkan waktu luang selama ramadhan terutama menjelang buka puasa atau istilah kerennya Ngabuburit, Senin (6/7) lalu.

Menurut Arif Fajar Hidayat, perwakilan Dompet DHuafa Australia, selama ini waktu yang krusial puasa bagi anak anak adalah waktu jelang puasa. “biasanya mereka kadang sudah hamper menyerah. Makanya untk menghibur mereka, kadang waktu tersebut dimanfaatkan untu kegiatan yang kurang bermanfaat, “utur Arif Fajar Hidayat dalam siaran persnya kepada Jowonews, Kamis (9/7).

Kegiatan ngabuburit main game kongkow nonton tv dan jalan jalan yang kurang bermanfaat sebenarnya bias diarahan ke kegiatan yang lebih bermanfaat. “selama acara dan kemasan menarik pasti anak anak suka” imbuh Arif Fajar Hidayat.

Maka untu menyiasati kegiatan ngabuburit yang lebih bermakna  DD Australia bersama Madrasah Hidayatul Mubtadiin krajan kulon kaliwungu mengadakan acara ngabuburit ceria. Kegiatan ngabuburit ceria ini dikemas dalam bentuk kegiatan lomba lomba kultum parenting dan ditutup dengan buka bersama.

Lomba kali ini terbagi dua kategori yaitu kategori putra dan kategori putri. Untuk perlombaan kkategori putra diadaan lomba adzan dan iqomah. Sedangkan kategori putrid diadakan lomba hafalan asmaul husna. Suasana seru dan meriah menyelimuti acara tersebut. Grogi hafalan hilang saat tampil hingga berbagai tingkah lucu lainnya menambah seru acara lomba.

Kegiatan lomba diarahkan agar tida memberatkan para santri. Bahkan untuk kegiatan ini semua anak mendapat bingkisan agar semakin senang. “intinya kita jadikan moment ini agar anak anak merasa senang dan melupakan rasa haus dan lapar ketika menjelang buka puasa” tutur Khalid Bisri kepala Sekolah Madrasah.

 “Yang lebih penting lagi kita memberikan pembelajaran dan contoh kepada orang tua bahwa ngabuburit anak anak bias dilakukan dengan kegiatan yang bernilai positif,” tegas Khalid Bisri.

Sementara itu untuk mengisi waktu luang berbuka puasa, maka diadakanlah tausyiah singkat oleh Ustad Imam Murtadho. Dalam tausyiah beliau menyampaikan gambaran puasa dan keutamaannya bagi anak anak. Karena dihadiri oleh sebagian wali santri juga, beliau menyampaikan bahwa pendidikan Islam sejak anak anak perlu ditanamkan.

Jadikan moment ramadhan sebagai moment ceria bagi anak anak sehingga ketika dewasa mereka tidak memiliki trauma masa lalu tentang ramadhan. “ Kalau memori ramadhan bagi anak anak itu menyenangan Insya Allah ketika dewasa mereka bias maksimal dalam memanfaatkan moment ramadhan untuk beribadah. Kegiatan tausyiah ini lebih khusus ditujukan kepada wali santri yang hadir. (JN03)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...