Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Dua Dusun Akan Ditenggelamkan Untuk Proyek Bendungan

UNGARAN, Jowonews.com– Dusun Kedung Glatik di Desa Candirejo dan Dusun/Desa Penawangan keduanya di wilayah Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang bakal ditenggelamkan. Sehingga ratusan jiwa yang tinggal di wilayah tersebut akan direlokasi. Sebab dua wilayah tersebut masuk dalam wilayah yang rencananya akan dijadikan bendungan oleh Pemerintah pusat.

Camat Pringapus, Tajudinur mengatakan, wilayahnya yang bakal dimanfaatkan untuk bendungan Jragung adalah Dusun Kedung Glatik di desa Candirejo. Sedangkan untuk pembangunan bendungan Dolok meliputi 3 desa yakni Desa Penawangan di Kecamatan Pringapus, Desa Kawengen di wilayah Ungaran Timur dan Desa Banyumeneng di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Sebagian besar tanah yang digunakan adalah tanah milik Perhutani.

“Kami sangat mendukung, pun dengan masyarakat yang wilayahnya akan dijadikan bendungan sangat mendukung. Sebab selama ini wilayah tersebut kerap terjadi bencana longsor dan banjir karena tempatnya berada di cekungan dan dikelilingi sungai,” tutur Tajudin, Senin (2/5).

Menurut Tajudin masyarakat sudah siap jika direlokasi untuk mega proyek bendungan tersebut. Sebab selama ini masyarakat selalu dihantui kekhawatiran terlibas bencana alam yang setiap saat bisa saja terjadi.  Warga Desa Candirejo dan Desa Penawangan yang bakal tergusur untuk bendungan berharap disediakan kawasan relokasi untuk tempat  tinggal serta mendapatkan ganti rugi. Selain itu meminta agar insfrastruktur menuju ke kawasan desa Candirejo maupun Penawangan diperbaiki.

“Memang bendungan tersebut tidak dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat sini. Sebab tidak mungkin airnya dapat dialirkan ke sini karena posisinya disini lebih tinggi datarannya. Namun kita diuntungkan karena infrastruktur jalan menjadi lebih baik. Selain itu bisa dijadikan agrowisata, sehingga perekonomian akan tumbuh,” imbuhnya.

Tajudin menambahkan saat ini mega proyek pembangunan bendungan sudah masuk dalam tahap pengukuran batas tanah yang akan digarap serta sosialisasi kepada warga terkena proyek. “Rencananya proyek tersebut bakal dilaksanakan tahun 2019 mendatang,” katanya.

BACA JUGA  Rusunawa Ungaran Siap Huni 2016

Kepala Desa Candirejo, Haryoto menambahkan, kendati sebagian wilayahnya bakal ditenggelamkan untuk dijadikan bendungan, namun sebanyak 100 kepala keluarga di Dusun Kedung Glatik setuju rencana pembangunan tersebut. Sebab kawasan Kedung Glatik rawan bencana dan jika dibiarkan lambat laun akan habis karena tanahnya tergerung aliran sungai Klampok dan Jragung.

“Kami sudah punya rencana tempat untuk relokasi warga Kedung Glatik yakni di dua lokasi berbeda di Dusun Krajan, tinggal bagaimana nanti hasil musyawarahnya,” tandasnya.

Taswanto, 55, warga Kedung Glatik Desa Candirejo mengatakan, tempat tinggalnya dikepung sungai besar yang selalu meluap airnya saat musim hujan. Derasnya air sungai yang meluap menyebabkan tanah yang ditinggali warga longsor karena tergerus air. Bahkan infrastruktur jalan rusak parah sehingga warga kesulitan  untuk beraktifitas.

“Infrastruktur jalan rusak parah, waktu belum ada jembatan kami harus berbasah-basah untuk menyeberang sungai. Kalau kami direlokasi dan disini dijadikan bendungan tentu kami sangat senang,” pungkasnya. (jn20/jn03)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Baca juga berita lainnya...