Jowonews

Logo Jowonews Brown

Dzeko Berbicara Soal Legenda Milan dan Sergio Ramos

ROMA, Jowonews.com – Penyerang AS Roma, Edin Dzeko mengaku bahwa saat masih kecil ia sangat mengidolakan penyerang legendaris klub AC Milan, Andriy Shevchenko. Dzeko juga menyebut bahwa ia sangat gemar menonton pertandingan Serie A.

Dzeko sudah dua musim ini bermain untuk tim Serie A, AS Roma. Musim lalu ia hanya mencetak delapan gol. Sedang pada musim 2016/17 ini Dzeko tengah onfire dengan mencetak 10 gol hingga giornata ke-12.

“Idola saya? Saat saya beranjak dewasa idola saya adalah Andry Shevchenko. Saya sangat sering menyaksikan pertandingan Serie A karena liga terbaik pada saat itu, dan bagi saya dia adalah penyerang terbaik,” kata Dzeko.

Salah satu momen yang masih diingat oleh Dzeko ihwal aksi impresif Shevchenko yakni pada pertandingan melawan Barcelona di Camp Nou pada 5 November 1997. Saat Itu, Shevchenko yang masih bermain di Dynamo Kiev sukses mencetak hattrick ke gawang Barca, pada usia ke-21 tahun.

“Saya ingat pertandingannya bersama Milan, tentu saja, tapi saya juga masih ingat saat dia bermain untuk Dynamo Kiev. Saya ingin dia mencetak hattrick ke gawang Barcelona di Camp Nou.”

“Mungkin itulah pertama kali saya melihatnya, saya tidak terlalu ingat karena sudah sangat lama. Tapi bagi saya dia adalah pemain nomor satu,” pungkas pemain berusia 30 tahun ini.

Tak lupa, Dzeko membeberkan siapa lawan yang sulit ia kalah sepanjang karirnya. Dzeko menyebut nama bek Real Madrid, Sergio Ramos, sebagai lawan yang paling sulit untuknya.

Dzeko memang belum pernah bermain di Spanyol, namun ia kerap berlawanan dengan Ramos di ajang Liga Champions. Utamanya sejak membela Manchester City dan Roma. Pertemuan terakhirnya dengan Ramos terjadi pada 9 Maret yang lalu. Kala itu, Roma kalah dengan skor 2-0.

“Lawan paling sulit? Sulit untuk mengatakan satu. Saya telah bermain melawan begitu banyak bek yang bagus, bahkan terkadang saat melawan tim yang lebih kecil, para bek yang tidak begitu terkenal,” buka Dzeko.

“Jadi saya tidak tahu siapa yang terkuat. Jika memang harus mengatakan mungkin Sergio Ramos. Saya telah bermain melawannya beberapa kali saat masih di Manchester City, Roma dan juga tim nasional,” katanya.

Peluang Dzeko untuk kembali berjumpa dengan Sergio Ramos pada musim ini terbilang sulit. Pasalnya, Roma tidak bermain di Liga Champions. Sementara timnas Bosnia juga tidak berada satu grup dengan Spanyol di Kualifikasi Piala Dunia 2018. (jn03)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...