Jowonews

Logo Jowonews Brown

Edukasi Pemilih Pemula, KPU Semarang Gelar Pemilos

PilkadaSemarang, Jowonews.com – Banyaknya pemilih pemula pada pemilihan walikota tahun 2015 ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Semarang mengadakan lomba Pemilihan Ketua Osis (Pemilos) guna mensosialisasi serta mengedukasi para pemilih pemula. Hal ini dilakukan agar mengurangi jumlah golput dikalangan pemilih pemula.

Lomba tersebut diikuti oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berada disuluruh kota Semarang. Pada kesempatan ini, ada 36 Sekolah yang menguikuti lomba pemilihan OSIS. Seperti hanya Pemilihan Kepala daerah, namun dikonsepkan dalam pemilihan Ketua OSIS pada setiap sekolahan pada umumnya.

Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Kota Semarang Abdoel Khaliq mengatakan kegiatan ini merupakan agenda sosialisasi dan pembelajaran tentang demokrasi di kota Semarang. “Ini merupakan agenda pembelajaran tetang demokrasi kepada pemilih pemula, terlebih tahun ini akan ada agenda Pilwakot 9 Desember mendatang,” ujarnya kepada jowonews.com ketika ditemui dikantor KPU kota Semarang, Selasa (15/6).

Maryusis, S.Pd, pembina OSIS SMA Ksatrian 2 juga menambahkan, jika agenda ini perlu diadakan sebagai pembelajaran mengenai demokrasi. “Kegiatan ini sangat bagus sekali, dimana siswa bisa belajar tentang demokrasi yang nantinya akan diaplikasikan dikehidupan sosial. terlebih lagi, banyak siswa masuk dari kategori pemilih pemula,”tandasnya.

Pemenang lomba akan mendapatkan uang pembinaan sebesar 10 juta rupiah untuk juara 1, Rp 7.500.000 rupiah untuk juara 2, sedangkan juara 3 mendapat uang pembinaan Rp 5.000.000. Pesert Pemilos akan dinilai dalam 6 unsur, yaitu  Pendaftaran, kampanye, pemilihan, rekapitulasi, pengawasan, dokumentasi yang dinilai langsung oleh kpps.
Dari dana sendiri, KPU kota Semarang mengajukan anggaran kepada DPRD untuk mengalokasikan APBD ke kegiatan ini sebesar 200 juta rupiah.
Kegiatan yang telah dilakukan oleh KPU dari tahun 2011 dalam rangka pendidikan demokrasi di Kota Semarang melalui Lomba Pemilu Ketua OSIS, Sang Kandidat dan Musyawarah Pelajar serta kegiatan lainnya telah membawa dampak meningkatnya tingkat partisipasi pemilih dalam pelaksanaan pemilu, terbukti dari data tingkat partisipasi yang selalu meningkat dari Pilwalkot tahun 2010 masih dalam kisaran 60,04 % menjadi meningkat dalam Pilgub 2013 yaitu 64,45 % kemudian dalam Pileg 2014 meningkat menjadi 75 % lebih dan Pilpres 2014 mencapai 79 % lebih.
Khaliq mengatakan, dalam kegiatan dari kegiatan ini, KPU mendapatkan award dari KPU RI atas kreasi dan dapat meningkatkan pemilih dalam pemilihan umum. “Pada tanggal 17 Desember 2014 KPU Kota Semarang menjadi pemenang tingkat nasional untuk kategori “Kreasi Sosialisasi dan Partisipasi Pemilih” bersama dengan Walikota Semarang yang juga mendapatkan KPU Award untuk kategori ‘Instansi /Lembaga yang telah memfasilitasi dan membantu KPU Kota Semarang dalam pelaksanaan Pemilihan Umum,” ungkapnya.
Karena tahun ini adalah tahun ke 4 adanya acara ini, lanjut Khaliq, dana sudah tidak berasal dari pemkot, kali ini KPU kota Semarang bekerja sama dengan Kesbangpol Linmas kota Semarang. “Tahun ini adalah tahun ke 4, menurut kemenag, dana hibah hanya bisa diberikan selama 3 kali ataupun 3 tahun. Jadi, saat ini, KPU dengan Kesbangpol Linmas sama-sama melaksanakan kegiatan ini,” pungkasnya. (JN14)
BACA JUGA  DPD RI Periode Mendatang Ditantang Laksanakan Tugas Secara Kewilayahan

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...