Jowonews

Logo Jowonews Brown

Gudang Kayu Ludes Dilalap Api

TEMANGGUNG, Jowonews.com – Sebuah gudang pengolahan kayu milik Syafii di Kelurahan Giyanti Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (6/12) ludes dilalap api.

Mandor tempat pengolahan limbah kayu tersebut, Syaifudin yang pertama kali mengetahui kebakaran menuturkan saat itu proses produksi berjalan seperti biasa, namun tiba-tiba dari ujung gudang sisa penggergajian kayu muncul asap hitam.

“Sekitar pukul 14.00 WIB, usai istirahat pekerja mulai melakukan pekerjaanya masing-masing. Tiba-tiba asap memenuhi ruangan kerja,” katanya.

Mengetetahui kejadian tersebut, sekitar 12 pekerja yang berada di dalam ruangan panik dan lari keluar menyelematkan diri. Warga langsung berkerumun dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Kami pekerja laki-laki langsung menyemprot api dengan air, namun karena keterbatasan peralatan, api semakin membesar,” katanya.

Ia memperkirakan kebarakan berasal dari percikan api yang ditimbulkan oleh mesin pemotong yang berada tidak jauh dari gudang. Biasanya mesin pemotong ini akan mengeluarkan api manakala sudah dalam kondisi terlalu panas.

“Kemungkinan besar api berasal dari mesin gergaji, sisa-sisa penggergajian kayu biasanya kering dan sangat mudah terbakar,” katanya.

Ia menuturkan sejak beroperasi selama kurang lebih setahun, tempat pengolahan limbah kayu ini sudah dua kali mengalami kebakaran, namun kebakaran yang pertama bisa langsung diatasi, karena api belum membesar seperti saat ini.

“Kali ini kobaran api sulit dikendalikan, angin bertiup sangat kencang sehingga dengan cepat api langsung membesar dan menghabiskan semua isi gudang,” tuturnya.

Di tengah kepanikan memadamkan api, katanya petugas pemadam kebakaran langsung datang membantu dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Dalam waktu kurang dari satu jam api bisa dipadamkan.

Berdasarkan pantauan, petugas Kepolisian Resor (Polres) Temanggung dan anggota Kodim 0706 Temanggung beserta masyarakat bahu membahu memadamkan api agar kebakaran tidak menjalar ke lokasi lain, karena industri pengolahan limbah kayu ini berada di tengah perkampungan padat penduduk.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. (jn19/ant)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...