Jowonews

Hendi Janji Blacklist Kontraktor Molor

SEMARANG, Jowonews.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjanjikan langkah “blacklist” terhadap kontraktor-kontraktor yang proyek pekerjaannya molor dari target yang ditentukan.

“Pekerjaan mereka (kontraktor, red.) masih kurang berapa persen, pembayarannya akan disesuaikan progresnya saja. Bagi yang belum menyelesaikan akan kena ‘blacklist’,” katanya di Semarang, Jawa Tengah, Rabu.

Hal tersebut diungkapkan wali kota yang akrab disapa Hendi itu saat meninjau progres pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Tri Lomba Juang Semarang yang tahun ini memasuki revitalisasi tahap ketiga.

Ia mengatakan sudah mendorong seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk melakukan pemantauan terhadap proyek-proyek pekerjaan yang belum selesai, terutama proyek yang besar.

Pemantauan itu, kata dia, bisa mengukur dan mengetahui sejauh mana progres pekerjaan yang dilakukan kontraktor sehingga jika ada yang progresnya negatif bisa didorong mempercepat pekerjaan.

“Kalau sampai hari ini masih ada kekurangan deviasi yang negatif terhadap progres maka kontraktor harus menambah duitnya, tenaga, peralatan, dan stok material. Jadi, bisa mengejar ketertinggalan,” katanya.

Apabila sampai 20 Desember 2016 ada kontraktor pelaksana proyek fisik yang belum menyerahkan hasil pekerjaan mereka, lanjut dia, kontraktor yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi “blacklist”.

“Dari peninjauan yang kami lakukan ke beberapa proyek, seperti pembangunan lapak darurat Pasar Waru, GOR Tri Lomba Juang, dan Pasar Kembang Kalisari berjalan sesuai progres yang diharapkan,” katanya.

Ketiga proyek fisik itu, kata dia, dipastikan pembangunannya bisa diselesaikan sebelum tanggal 20 Desember 2016 atau sesuai dengan target yang diharapkan hingga akhir tahun anggaran ini.

Meski demikian, Hendi mengakui ada beberapa proyek yang deviasi masih negatif, khususnya proyek yang ditangani Dinas Bina Marga Kota Semarang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur jalan.

Ia mencontohkan pembangunan atau peningkatan kualitas jalan di Jalan Woltermonginsidi, Jalan Tlogosari Raya, dan di kawasan Gunungpati yang dikhawatirkan tidak selesai sesuai target yang diharapkan.

“Saya sudah minta kepala dinasnya (Bina Marga, red.) untuk mengecek langsung dan memantau kinerja sudah ada perubahan atau belum. Kalau belum, bisa langsung siapkan surat peringatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang Iswar Aminuddin memastikan sampai sejauh ini proyek-proyek infrastruktur jalan itu masih “on progress” dan bisa diselesaikan tepat waktu.

“Seluruh pelaksana kegiatan sudah kami minta melakukan percepatan pekerjaan dengan menambah tenaga, alat, dan material. Namun, kami awasi juga agar kualitasnya sesuai spesifikasi,” katanya. Jn16-ant

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...