Jowonews

Logo Jowonews Brown

Hotel Melati tak Boleh Dibangun di Bandungan

UNGARAN, Jowonews.comPemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mulai membatasi pembangunan hotel di kawasan Bandungan. Sekarang hanya hotel berbintang yang bisa dibangun di kawasan tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Semarang, Sumardi Darmadji, belum lama ini.

“Jika akan membangun hotel namun tidak hotel berbintang, maka tidak diperbolehkan. Itu sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dari hoteldi Kabupaten Semarang,”ungkapnya.

Pada saat ini jumlah anggota yang tergabung di PHRI Kabupaten Semarang ada130 orang. Munculnya hotel baru di Bandungan juga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan yang kurang sehat.

“Kami berharap, kedepan antar hotel harus bersaing, namun secara sehat,” tuturnya.

Selama ini, pihaknya mengingatkan hotel yang notabene merupakan anggota PHRI Kabupaten Semarang untuk tertib dalam hal perizinan.

Bagi hotel-hotel yang memiliki izin namun kadaluwarsa, ia harapkan segeradilakukan perpanjangan kepada Pemkab Semarang. “Jadi kalau hotel non bintang tidak diperbolehkan untuk dibangun lagi. Yang diperbolehkan yaitu hanya menambah kamar saja. Itu pun harus beralih ke hotel bintang,” katanya.

Beberapa hotel di Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu mendapat peringatan terkait ijzn dan pengunaan hotel yang tidak sebagaimana mestinya. “Sebelumnya kita sudah mengingatkan pihak anggota PHRI yang izinnya sudah habis harus segera diperpanjang,” katanya.

Hal lain yang menjadi persoalan PHRI yaitu banyak hotel di Kabupaten Semarang belum memiliki standarisasi. Baik itu standarisasi fasilitas mupun pelayanan dari pihak hotel.

Ia menyadari, hal tersebut dikarenakan banyak hotel yang belum memiliki SDM yang berkompeten dalam hal pelayanan dan pengelolaan.

“Kita sering melakukan pelatihan kepada para awak hotel, agar dapat memberikan pelayanan yang standar seperti halnya hotel pada umumnya,” tuturnya.

BACA JUGA  Sejumlah Hotel di Solo Terapkan Promo Demi Bertahan di Tengah Pandemi

Sebagai penegak Perda, Satpol PP Kabupaten Semarang mengakui jika selama ini banyak hotel yang ditengarai belum memiliki izin yang lengkap.

”Tim kita memang sedang melakukan penyelidikan terkait hal tersebut, diharapkan agar hotel maupun tempat hiburan juga mematuhi peraturan dari pemerintah,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Seamrang, Muh Risun.

Dari beberapa hotel yang belum memiliki izin juga sudah dilayangkan surat peringatan. “Kita masih menunggu dari pihak hotel yang bersangkutan untuk segera mengurus izin sesuai dengan perda,” katanya. (jn01/jn03)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...