Jowonews

Logo Jowonews Brown

Ini Profil 3 Politisi PKB Asal Jateng yang Digarap KPK

JAKARTA, Jowonews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggarap kasus suap dengan memanggil tiga anggota Komisi V DPR dari fraksi PKB dalam penyidikan kasus dugaan suap Anggota DPR Damayanti Wisnu Putranti dalam proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Ketiganya sudah pernah dipanggil KPK pada Jumat (19/2) dan Selasa (23/2), namun tidak memenuhi panggilan KPK. Sebelumnya pada Selasa (9/2), rekan keduanya, Hanura Fauzih Amro dari fraksi Partai Hanura mengakui ada 22 orang anggota Komisi V yang melakukan kunjungan kerja ke Pulau Seram pada 6-9 Agustus 2015.

“Fathan, Alamuddin Dimyati Rois dan Mohammad Toha diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AKH (Abdul Khoir),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, Kamis (25/2) di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, KPK sudah menetapkan anggota Komisi V dari fraksi PDIP, Damayanti yang juga berasal dari Jateng dan dua orang rekannya yaitu Julia Prasetyarini (UWI) dan Dessy A Edwin (DES) sebagai tersangka dugaan penerimaan suap masing-masing sebesar 33.000 dolar Singapura sehingga totalnya mencapai 99.000 dolar Singapura dari pengusaha Abdul Khoir.

Atas perbuatan itu, ketiganya disangkakan pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP yang mengatur tentang PNS yang menerima hadiah, padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah tersebut diberikan sebagai akibat atau disebabkan karena telah melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Fathan, Alamuddin Dimyati Rois dan Mohammad Toha adalah politisi lama PKB yang menjabat pimpinan di partainya tersebut. Untuk mengenal ketiganya, berikut Jowonews.com beberkan profilnya.

BACA JUGA  Korupsi, Mantan Sekretaris Disdik Kabupaten Klaten Divonis 5 Tahun Penjara

Alamudin Dimyati Rois

Gus Alam. (Foto: Suara Santri)
Gus Alam. (Foto: Suara Santri)

Alamudin Dimyati Rois adalah anggota Komisi V DPR dari fraksi PKB dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah I yang meliputi kabupaten Kendal, kabupaten Semarang, Kota Salatiga dan Kota Semarang.

Pria yang akrab disapa Gus Alam ini adalah putra dari salah satu ulama kharismatik Jawa Tengah, KH. Dimyati Rois. Karena ayahnya adalah pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadhlu Wal Fadhilah di kampung halamannya. Sebelum terjun ke kancah politik, Gus Alam menempuh jenjang perguruan tinggi dengan masuk ke FISIPOL Universitas Diponegoro. Alamudin sudah pernah terlibat dengan PKB setelah dia menduduki posisi Wakil Ketua Garda Bangsa.

Pada Pemilihan Umum 2009, Alamudin berhasil terpilih menjadi anggota DPR dari fraksi PKB mewakili daerah asalnya, Kendal. Pada Pileg tahun 2014 lalu, Gus Alam kembali terpilih menjadi dewan dari PKB. Namun, kinerja Gus Alam untuk masyarakat tidak terlalu terlihat. Bahkan, Gus Alam pernah mendapat predikat dewan yang suka membolos.  Seperti pada masa sidang I tahun sidang 2012-2013 (16 Agustus-25 Oktober 2012), dimana tingkat kehadiran Gus Alam hanya 22 persen saja.

Fathan

fathanSementara, Fathan Subchi berasal dari dapil Jawa Tengah II yang meliputi kabupaten Demak, Jepara dan Kudus. Fathan saat ini adalah menjadi Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI. Pria yang merupakan sesepuh PKB asal Demak ini juga merupakan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB.

Mohammad Toha

Muhammad Toha
Muhammad Toha

Sedangkan Mohammad Toha dari dapil Jawa Tengah V yang meliputi meliputi Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Kota Surakarta. Toha adalah anggota yang merupakan alumnus SI Fakultas Sastra Inggris UNS Surakarta dan S2 Fakultas Komunikasi UNS. Ia juga berprofesi sebagai dosen dan pegawai PT. Erlangga Jakarta. Selain itu, Muhammad Toha adalah mantan Wakil Bupati Sukoharjo dua periode, yakni 2000-2005 dan 2005-2010. (jn03)

BACA JUGA  Korupsi, Mantan Kades Diganjar 1,6 Tahun

 

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...