Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Inilah 17 Lokalisasi di Jateng yang Semuanya Ilegal

SEMARANG, Jowonews.com – 17 lokalisasi yang tersebar diberbagai daerah di Jawa Tengah ternyata illegal aliat tak berizin. Termasuk diantaranya lokalisasi Sunan Kuning (SK) di Kota Semarang.

Menurut Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah,  Rudi Apriyanto mengatakan, saat ini ada 17 daerah yang terdapat lokalisasi. “Untuk menutup itu kewenangan daerah, jika mereka tegas kami sangat mendukung,” katanya, Selasa (8/3).

Ke-17 lokalisasi illegal  yang tersebar di 17 kabupaten/kota tersebut masing-masing di Kota Semarang (Sunan Kuning), Kendal (Gambilangu), Batang (Pangkalan Truk Panundan, pangkalan truk banyuputih, Boyongsari serta Bong Cino), Pemalang Calam, Ambo Wetan), Tegal (Peleman), Banyumas (Gang Sadar/Baturaden), Surakarta (Silir), Pati (Lorok Indah Margorejo), Kabupaten Semarang (Bandungan) serta Salatiga (Sembir).

Kemudian Karanggayar (angkrong Indah), Cilacap (Slarang), Kudus (Gribig, Tanjungkarang), Grobogan (Koplak Dokar), Klaten (Baben), Sragen (Mbah Gajah Sambungmacan)serta Purworejo (Gunung Tugel). “Ini jumlah lokalisasi yang masuk daftar kami, kalau untuk yang terselubung atau online memang sulit dideteksi keberadaanya,” ujarnya.

Kabid Pelayanan Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Yusadar Armunanto menambahkan, Jawa Tengah harus sudah bebas prostitusi di tahun 2019. Ini sesuai dengan intruksi dari Menteri Sosial agak tak ada lokalisasi di Indonesia.

“Jika Surabaya saja bisa menutup lokalisasi terbesar di Asia yaitu Dolly, saya kira Jateng juga bisa,” katanya.

Meski begitu, untuk menutup lokalisasi tidaklah mudah dan harus dipikirkan secara matang. Karena di dalamnya tentu ada para Pekerja Seks komersial (PSK) dan berbagai oknum yang berkepentingan. Untuk itu dibutuhkan komitmen pemerintah dan seluruh elemen masyarakat agar praktek di lokalisai bisa dihilangkan.

“Kalau kami selama ini hanya melakukan rehabilitasi. Mereka para PSK kami bekali dengan ketrampilan dan sejumlah uang untuk modal usaha. Saratnya harus berkomitmen tidak kembali ke lokalisasi,” tambahnya. (jn01/jn03)

BACA JUGA  Pembangunan A Yani Lambat, Hambat Kemajuan Jateng

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...