Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Jalur Wangon-Ajibarang Diberlakukan Sistem Buka Tutup

BANYUMAS, Jowonews.com – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah, memberlakukan sistem buka-tutup di ruas Wangon-Ajibarang pascaperbaikan sementara pada lokasi ambles di jalan nasional tersebut.

“Ruas jalan Wangon-Ajibarang sudah dapat dilalui kendaraan kembali berkat adanya percepatan penanganan pada titik jalan yang ambles. Namun saat ini, kami memberlakukan sistem buka-tutup karena ruas jalan yang dibuka hanya sebagian, tidak sepenuhnya,” kata Kepala Satlantas Polres Banyumas Ajun Komisaris Polisi Ihram Kustarto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.

Ia mengharapkan adanya tindak lanjut penanganan jalan yang ambles itu supaya dapat segera kembali normal.

Dia mengatakan jika kejadian jalan ambles itu sebagai suatu bencana seharusnya ada progres dari pemerintah daerah.

“Kalau dibilang jalan itu jalan nasional atau provinsi, tentunya pusat ataupun provinsi punya progres karena tanggung jawab masyarakat membayar pajak berkewajiban untuk mendapat infrastruktur jalan yang memadai. Kami dari kepolisian hanya sekadar menginformasikan kepada instansi terkait yang berkompeten, lakukan percepatan progres perbaikan jalan itu supaya kembali seperti sediakala,” katanya.

Terkait hal itu, Ihram mengajak seluruh elemen terkait untuk bersama-sama melakukan percepatan perbaikan jalan karena fakta di lapangan, anggota Satlantas sekarang sedang berjibaku untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.

“Tetapi teknisnya kami berharap ada ‘action’ dari elemen terkait, dalam hal ini instansi yang berkompeten untuk segera melakukan radikalisasi di bidang perbaikan jalan,” tegasnya.

Ia mengatakan bahwa selain di ruas Wangon-Ajibarang, sejumlah ruas jalan Kabupaten Banyumas juga mengalami kerusakan seperti di Rawalo, Lumbir, dan Pekuncen.

Dia mengakui bahwa kondisi cuaca yang cukup ekstrem serta kondisi tanah yang labil mengakibatkan kerusakan ruas jalan.

“Kami berharap potensi-potensi yang ada ini bisa diakomodasi dan segera ditangani karena kami juga sudah menyurat, lokasi-lokasi baik itu pepohonan yang dikhawatirkan tumbang, jalan yang dikhawatirkan ambles atau longsor, sudah kami informasikan,” katanya.

BACA JUGA  Sebanyak 18 Kecamatan di Banyumas Rawan Bencana

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Balai Pelaksana Teknis Dinas Bina Marga Jawa Tengah Wilayah Cilacap Effendi Nugroho mengatakan bahwa pihaknya melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Wangon-Ajibarang telah melakukan penanganan darurat terhadap titik jalan yang ambles di Desa Windunegara, Kecamatan Wangon, Banyumas.

Menurut dia, penanganan permanen terhadap jalan ambles tersebut akan menggunakan dana penanggulangan bencana alam.

Kendati demikian, dia mengaku belum mengetahui secara pasti kapan penanganan secara permanen itu akan dilakukan karena prosesnya harus melalui usulan bupati kepada Kementerian Pekerjaan Umum.

“Penanganan permanennya akan diusulkan menggunakan dana penanganan bencana alam,” katanya.

Sementara terhadap sejumlah ruas jalan nasional dan provinsi yang mengalami kerusakan, dia mengatakan bahwa pihaknya telah meminta masing-masing PPK untuk segera melakukan perbaikan.

Seperti diwartakan, ruas jalan nasional Wangon-Ajibarang ambles hampir separuh badan jalan dengan panjang sekitar 10 meter dan kedalaman sekitar 50 centimeter di Desa Windunegara, Kecamatan Wangon, Banyumas, akibat hujan lebat yang terjadi sejak Selasa (23/2) siang.

Akibat adanya titik ambles di jalan penghubung jalur selatan Jateng dengan jalur pantai utara (pantura) itu, arus kendaraan dari arah Jakarta/Cirebon yang hendak menuju Yogyakarta dialihkan melalui ruas jalan Ajibarang-Kalibogor/Purwokerto-Rawalo, sedangkan arus kendaraan dari arah timur yang hendak menuju Jakarta dialihkan melalui Wangon-Lumbir-Bandung (jalur selatan, red.). (JN03/Ant)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...