Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Keluarga Sambut Bayu Setelah Dibebaskan Abu Sayyaf

BOYOLALI, Jowonews.com – Keluarga terutama ibu kandung Bayu Oktavianto, salah satu anak buah kapal Tug Boat Brahma 12 yang dibebaskan Abu Sayyaf, menyambut putranya dengan dekapan kasih sayang di Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali, Jateng, Selasa.

Bayu Oktavianto bersama ayah kandungnya Sutomo tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, sekitar pukul 09.35 WIB dengan pesawat Lion Air nomor penerbangan JT-536 mengalami keterlambatan sekitar 30 menit dari jadwal semula Pukul 09.05 WIB.

Bayu Otavianto yang berasal dari Klaten tersebut setelah masuk ke terminal kedatangan di Bandara Adi Soemarmo menuruni tangga dan ibu kandungnya, Rahayu langsung berlari menghampiri putra sulungnya.

Rahayu langsung mendekap erat tubuh bayu seolah-olah tidak mau dilepaskan, karena sudah sekian lama dia tidak bertemu putranya yang bekerja di luar pulau di sebuah perusahaan pelayaran.

Rahayu tidak bisa menahan air mata, begitu juga sejumlah sanak saudara Bayu juga ikut menjemput di bandara yang menunggu, sejak Selasa pagi.

“Saya sangat bersyukur Bayu bisa pulang dengan selamat. Saya kangen sekali dengan Bayu, dia masih dilindungi Tuhan Yang Maha Esa,” kata Rahayu.

Rahayu mengatakan keluarga menyambut kedatangan Bayu akan mengadakan syukuran, di rumah sudah melakukan masak-masak untuk membuat tumpengan.

“Saya sangat senang Bayu bisa pulang, dan nanti setiba di rumah akan langsung dimandikan di sungai belakang rumah,” katanya.

Menurut Rahayu, memandikan Bayu ke Sungai Pusur yang ada di belakang rumahnya di Dukuh Miliran, Desa Mendak, untuk membuang sial Bayu. Hal ini, dilakukan agar Bayu tidak sial lagi, menurut kepercayaan tokoh masyarakt di desa setempat.

Menurut Rahayu keluara malamnya akan mengadakan pengajian berdoa tanda syukur kepada Tuhan yang telah menyelamatkan putranya dengan sembilan orang ABK lainnya dari sandera kelompok Abu Sayyaf.

BACA JUGA  Keluarga Kecewa Ariyanto Tak Ikut Dibebaskan dari Sandera

Bayu Oktavianto mengatakan dirinya tidak bisa mengungkapkan kegembiraannya lantaran bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat.

Menurut Bayu Oktavianto selama disandera di Philipina diperlakukan biasa-biasa saja, dan diberikan makan dua kali sehari.

“Saya tidak tahu proses pembebasan. Saya bersama ABK lainnya tiba-tiba diantar ke pulau lain, dan dijemput dibawa ke rumah Kantor Gubernur,” kata Bayu.

Menurut Bayu, dirinya tetap akan berlayar. Namun, dirinya saat ini, akan istirahat dulu di Klaten.

Bayu bersama sebilan WNI ABK Tug Boat Brahma 12 yang telah bebas dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf, di Filipina selatan, pada Minggu (1/5) siang. (jn03/ant)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Baca juga berita lainnya...