Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

KPU Tak Soal Tersangka Maju Pilkada

SEMARANG, Jowonews.com – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah tidak mempermasalahkan jika ada seseorang yang berstatus tersangka mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah pada pilkada di tujuh kabupaten/kota.

“Seseorang yang menyandang status tersangka dan tidak ditahan, masih diperbolehkan mendaftar sebagai calon kepala daerah,” kata Ketua KPU Jateng Joko Purnomo di Semarang, Kamis.

Menurut dia, yang diatur terkait dengan pencalonan hanya seorang terpidana dan mantan terpidana, sedangkan kalau masih berstatus tersangka serta belum ada putusan dari pengadilan, tetap diperbolehkan mendaftar.

Ia menjelaskan jika setelah pendaftaran calon kepala daerah ternyata proses hukum berjalan hingga yang bersangkutan ditetapkan sebagai terpidana pada 30 hari sebelum pemungutan suara pilkada maka status sebagai kandidat resmi akan dibatalkan.

Dengan pembatalan tersebut, maka partai politik pengusungnya wajib mengganti dengan calon lain.

“Kendati demikian, kalau masuk 29 hari sebelum pemungutan suara, maka yang bersangkutan masih bisa menjadi peserta pilkada sampai proses pemungutan suara,” ujarnya.

Jika ternyata calon tersebut memenangi pilkada, kata dia, maka yang ditetapkan sebagai kepala daerah adalah pasangannya atau wakilnya.

Sebanyak tujuh daerah di Jawa Tengah yang akan menggelar pilkada serentak pada 15 Februari 2017, adalah Kota Salatiga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Batang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati, Kabupaten Cilacap, dan Kabupaten Brebes. Jn16-ant

BACA JUGA  PDIP-PKB Pekalongan Jalin Koalisi Pilkada

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...