Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Pembangunan PLTU Batang Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan

BATANG, Jowonews.com – Pembangunan pembangkit listrik tenaga uap di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bakal menggunakan teknologi ramah lingkungan sebagai upaya mengantisipasi dampak pencemaran.

General Manajer External Relation PT Bhimasena Power Indonesia Batang Ari Wibowo di Batang, Sabtu, mengatakan bahwa PLTU telah menyiapkan piranti atau komponen utama untuk mengantisipasi pencemaran.

“BPI berkomitmen melaksanakan proses pembangunan PLTU berdasarkan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) agar lingkungan tetap terjaga,” katanya.

Ia mengatakan beberapa komponen utama PLTU yang telah disiapkan untuk mencegah dampak lingkungan, antara lain pipa isap air laut, instalasi pengolah air limbah, boiler dengan teknologi ramah lingkungan, kantong penyerap debu yang dilengkapi “elektrostatic precipitator” untuk menyaring partikel dari gas atau asap buang.

Selain itu, alat pengendali kandungan belerang, cerobong asap setinggi 240 meter, gardu induk dan jaringan transmisi 500 kilovolt (KV), dermaga batubara berikut “conveyor belt” tertutup, dan instalasi pemurnian air laut (desalinasi).

“Yang jelas, kami berkomitmen untuk menangani masalah lingkungan maupun sosial terkait pembangunan PLTU Batang,” katanya.

Ia mengatakan pembangunan PLTU akan berlangsung selama empat tahun, sedangkan sekarang BPI mulai melakukan perencanaan proses pembangunan ketenagalistrikan berkapasitas 2X1.000 megawatt itu.

“Pelaksanaan pembangunan fisik PLTU akan kami mulai April mendatang. Adapun pembangunan PLTU akan berlangsung selama 48 bulan ke depan,” katanya. (jn03/ant)

BACA JUGA  LG Korea akan Investasi Rp 142 T di Batang

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...