Jowonews

Logo Jowonews Brown

Pemkab Karanganyar Belum Maksimalkan Pengembangan Obat Tradisional

Balai Besar Tanaman Obat Dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) di Kabupaten Karanganyar
Balai Besar Tanaman Obat Dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) di Kabupaten Karanganyar
Balai Besar Tanaman Obat Dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) di Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Jowonews.com—Kalangan DPRD Kabupaten Karanganyar berharap meskipun teknologi semakin maju, pemerintah tetap mengembangkan jamu dan obat – obatan tradisional untuk kesehatan.

Saat ini, perkembangan pengobatan tradisional mengalami kemajuan yang pesat. Banyak masyarakat yang beralih dari pengobatan kimia ke pengobatan tradisional. Karena pengobatan tradisional diyakini sebagai warisan nenek moyang bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi D DPRD Kabupaten Karanganyar, Sri Hartono. Menurut Sri, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) belum memaksimalkan pengembangan obat tradisionnal melalui Balai Besar Tanaman Obat Dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) di Kabupaten Karanganyar.

“Seharusnya Pemerintah Karanganyar lebih menjalin kerjasama dengann B2P2TOOT utk pengembangan dan pemberdayaan obat tradisional atau jamu, pasalnya B2P2TOOT mempunyai tenaga medis dan dokter yang sudah dilatih khusus dalam pengobatan tradisional,” kata Sri usai mengadakan kunjungan kerja ke B2P2TOOT Karanganyar, Rabu (21/1/2015) kemarin.

Selain itu, kata Sri, Karanganyar merupakan salah satu tempat yang tepat untuk pengembangan jamu dan obat tradisional. “selain itu berada di wilayah Karanganyar, Salah satu contoh kerjasama yang bisa dilakukan oleh PEMKAB Karanganyar adalah Pengembangan Wisata Jamu Kesehatan,” pungkas aleg PKS ini. (JN03)

BACA JUGA  Jateng Borong 22 Penghargaan Awarding Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...