Jowonews

Logo Jowonews Brown

Pengiriman Paket Barang Diprediksi Naik

Paket PosKudus, Jowonews.com  – Pengiriman paket barang selama puasa dan menjelang Lebaran 2015 melalui pos diprediksi mengalami kenaikan hingga 20 persen, kata Kepala Kantor Pos Regional VI Jateng-DIY Bagja Ardi Mustawan.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, lonjakan permintaan pengiriman paket barang antara 5–20 persen selama bulan puasa hingga mendekati Lebaran,” ujarnya ditemui usai meresmikan “POSTshop” swakelola Jekulo Kudus, Senin.

POSTshop Jekulo merupakan yang pertama di Jateng dan DIY serta keempat di tingkat nasional, memiliki konsep “one stop shopping”, sehingga layanannta tidak hanya terbatas pada benda-benda filateli melainkan melayani belanja kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Untuk menghadapi lonjakan pengiriman paket barang, kata dia, PT Pos telah menyiapkan kapasitas pelayanan.    Bahkan, lanjut dia, demi menjaga kepuasan konsumen layanan paket antaran juga dilembur para petugasnya hingga malam hari agar paket tetap bisa diantarkan sesuai jadwal.

Terkait dengan kepuasan konsumen, kata dia, kualitas sumber daya manusia (SDM) juga selalu ditingkatkan.   “Lewat petugas loket, paket pengiriman barang yang dinilai menyalahi ketentuan tentunya bisa dideteksi lebih awal, karena adanya lonjakan pengiriman paket biasanya memang ada yang mencoba memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengirimkan sesuatu yang dilarang,” ujarnya.

Layanan pengiriman paket barang pada saat mendekati Lebaran, kata dia, untuk paket antaran dengan daerah tujuan paling jauh dibatasi maksimal H-14 Lebaran, karena armada laut maupun udara biasanya lebih memprioritaskan penumpang.

Oleh karena itu, kata dia, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk memesan sesuatu untuk dijual pada momen Lebaran. Pendapatkan kantor pos, lanjut dia, porsi terbesar disumbangkan oleh layanan paket antaran yang persentasenya mencapai 70 persen dari total pendapatkan kantor pos.

Sementara target pendapatan yang dibebankan kepada  Kantor Pos Regional VI Jateng-DIY pada tahun 2015 sebesar Rp700 miliar.”Tahun lalu, kami berhasil mencapai 90 persen dari target sebesar Rp540 miliar, sedangkan tahun ini harapannya bisa lebih bagus,” ujarnya. (JN04)

BACA JUGA  Sidang Bansos, Jaksa Sebut Nama Yoyok, Bambang Sadono, Masruhan dan Tety 

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...