Jowonews

Logo Jowonews Brown

Perajin Tahu Tempe Keluhkan Kenaikan Harga Kedelai

PEKALONGAN, Jowonews.com – Selain cabai merah, komoditas kedelai juga mengalami kenaikan. Di sejumlah pasar tradisional Kota Pekalongan kenaikan harga kedelai secara bertahap naik hingga mencapai Rp9.000 per Kg.

Perajin tempe di Pekalongan, Faiki mengatakan bahwa satu bulan sebelumnya, harga kedelai hanya Rp6.700 per kilogram tetapi kini naik mencapai Rp9.000 per Kg.

“Kenaikan harga kedelai memang naik secara bertahap. Jika sebelumnya hanya Rp6.700 per kilogram kini naik 26 persen dibanding sebelumnya Rp9.000 per kilogram,” katanya.

Menurut dia, saat ini ketersediaan bahan baku tempe dan tahu ini masih relatif aman sehingga perajin tempe maupun tahu belum mengalami kesulitan mendapatkan kedelai. “Hanya saja, kami tidak tahu persis kenapa harga kedelai terus naik, padahal stok relatif aman,” katanya.

Perajin tempe/tahu, Dzikriyah menuturkan, memasuki musim hujan, penjualan tempe justru relatif sepi dibanding hari sebelumnya. “Jika pada hari sebelumnya dirinya mampu memproduksi tempe hingga mencapai 50 Kg tetapi kini hanya sekitar 40 Kg,” imbuhnya.

Ia menambahkan kenaikan harga kedelai ini bisa secepatnya turun karena jika hal itu dibiarkan maka dikhawatirkan harga bahan baku tempe dan tahu ini akan terus melonjak padahal kondisi pasar masih sepi. (Jn19/ant)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...